post

Tandang ke Liverpool, Guardiola Anggap Bus Man City Tak Perlu Kawalan Polisi

Manajer Manchester City, Pep Guardiola menegaskan bahwa timnya tak memerlukan pengawalan polisi kala berangkat menuju Anfield, markas lawan mereka dalam lanjutan Premier League akhir pekan ini, Liverpool.

Ini adalah kunjungan pertama City ke Anfield pasca teror yang mereka dapatkan dalam perjalanan menuju stadion pada laga perempat final Liga Champions April lalu.

Kala itu City mendapatkan kejadian yang tidak menyenangkan. Pada saat perjalanan, bus mereka di serang oleh oknum suporter Liverpool sehingga kondisi bis menjadi rusak parah dan melukai sejumlah petugas keamanan yang bertugas.

Seperti diberitakan sebelumnya, City nampaknya masih trauma dengan situasi tersebut. Untuk itu mereka kabarnya akan menaiki sebuah bus mata-mata saat mengunjungi markas Liverpool nanti.

Secara garis besar, bus ini masih sama dengan bis yang biasa mereka gunakan pada kesehariannya. Namun bus mata-mata ini memiliki sebuah fitur khusus. Di seluruh penjuru bus, terpasang 15 kamera High Definition untuk menangkap gambar sekeliling dengan jelas.

Selain itu, kubu City kabarnya akan berangkat dengan menggunakan rute yang berbeda dibanding rute yang sebelumnya selalu mereka gunakan jika berangkat ke Merseyside.

Namun menurut Guardiola, pihaknya tak perlu merasa ingin pengawalan dari pihak kepolisian karena seharusnya itu kewajiban Liverpool sebagai tuan rumah.

“Itu untuk Liverpool, bukan saya. Cara terbaik untuk melindungi bus adalah bagi para fans Liverpool yang pergi ke stadion,” ujar Guardiola seperti dikutip BBC Sport.

Beberapa fans City tengah mempertimbangkan untuk tiba di Merseyside lebih awal guna membentuk barisan pelindung bagi bus City yang tiba di Anfield. Namun Guardiola merasa hal tersebut tak perlu.

“Mengapa fans kami harus melindungi bus kami? Apakah kalian bercanda? Kami seharusnya tidak membutuhkan polisi untuk melindungi bus,” tandasnya.