post

Solskjaer Isyaratkan Eric Bailly Tampil Hadapi Brighton

saranacash Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memberikan isyarat Eric Bailly berpeluang starter melawan Brighton, Sabtu (26/9) malam WIB.

Manchester United sendiri menjalani laga pembuka Liga Inggris melawan Crystal Palace sangat mengecewakan. Pasalnya, mereka menelan kekalahan 3-1 di Old Trafford. Sedangkan tiga gol yang tercipta tak lepas buruknya penampilan Victor Lindelof di lini pertahanan.

Kekalahan itu pun membuat Ole Gunnar Solskjaer mendapatkan tekanan. Pria asal Norwegia tersebut didesak untuk tidak lagi memainkan Victor Lindelof di jantung pertahanan. Tak hanya itu, sang pelatih juga diminta menambah bek tengah anyar pada bursa transfer musim panas ini.

Sementara Eric Bailly yang menghabiskan sebagian besar musim lalu dengan cedera, diberikan kesempatan sebagai starter bersama Harry Maguire dalam kemenangan 3-0 atas Luton Town di ajang Carabao Cup.

Meski pemain asal Pantai Gading itu telah berjuang dengan cedera sepanjang kariernya di Manchester United, tetapi Ole Gunnar Solskjaer sepertinya akan memainkannya lagi saat melawan Brighton pada pekan ketiga Liga Inggris.

Berbicara kepada awak media, sang pelatih mengatakan musim lalu klubnya telah membuktikan bagaimana bisa bertahan dengan baik. Sedangkan pekan lalu menurutnya tidak bagus.

judi slot Baginya, Manchester United kebobolan karena sebuah kecerobohan saat melawan Crystal Palace tapi dia menilai duet Eric dan Harry sejak musim lalu menunjukkan catatan yang bagus. Ole Gunnar Solskjaer menilai keduanya bertahan dengan baik.

Sang pelatih memastikan bahwa Eric kini bugar lagi, di mana baginya sebuah nilai tambah yang besar untuk timnya. Dia pun berharap untuk melihatnya bisa berkembang dan bisa memainkan lebih banyak pertandingan lagi di musim ini.

 

post

Resmi, Inter Milan Ditinggal Diego Godin ke Cagliari

Inter Milan telah dipastikan kehilangan salah satu beknya, Diego Godin. Pemain berkebangsaan Uruguay tersebut memutuskan bergabung dengan klub Italia lainnya, Cagliari.

Karir Godin sendiri di Inter Milan tidak berlangsung lama. Tepatnya, hanya bertahan selama satu musim saja. Godin direkrut Nerazzurri setelah kontraknya bersama Atletico Madrid resmi berakhir.

Ia tidak bisa dikatakan sebagai pemain cadangan semata. Faktanya, Inter Milan harus bergantung kepada sosoknya di jantung pertahanan dalam 36 pertandingan di semua ajang.

Dari 36 pertandingan tersebut, Godin berhasil mengantongi dua gol. Salah satunya tercipta dalam laga final Liga Europa kontra Sevilla, di mana Nerazzurri harus menelan pahitnya kekalahan dengan skor 2-3.

Godin Resmi Pindah ke Cagliari

Tidak ada yang menyangka kalau itu menjadi penampilan terakhir Godin dengan seragam biru-hitam kebanggaan Inter Milan. Pada hari Jumat (25/9/2020), pemain berusia 34 tahun itu resmi menjadi bagian dari Cagliari.

“Cagliari Calcio dengan gembira mengumumkan pembelian Diego Godin dari Inter,” tulis pernyataan klub, seperti yang dikutip dari Football Italia.

“Bek berkebangsaan Uruguay tersebut telah menandatangani kesepakatan yang akan mengikatnya dengan Rossoblu sampai 30 Juni 2023,” tutup pernyataan tersebut.

Radja Nainggolan Segera Menyusul

Nampaknya, Godin bukanlah pemain terakhir yang akan meninggalkan Inter Milan pada musim panas ini. Radja Nainggolan pun dikabarkan akan bergabung dengan Cagliari menyusul kedatangan Godin.

Bisa dikatakan kalau gelandang berdarah Belgia tersebut sudah tidak memiliki tempat lagi di skuad Inter. Terutama setelah klub raksasa Italia tersebut berhasil mendaratkan Arturo Vidal dari Inter Milan.

Nainggolan sempat menghabiskan musim 2019/20 bersama Cagliari sebagai pemain pinjaman. Sayang, ia harus kembali ke Inter Milan mengingat kedua klub belum mencapai kata sepakat soal transfer permanen.

post

Sergio Reguilon dan Gareth Bale Resmi Gabung Tottenham

Sergio Reguilon dan Gareth Bale Resmi Gabung Tottenham – Tottenham resmi mengumumkan transfer Sergio Reguilon dari Real Madrid. Selain itu, The Lily White juga resmi mengumumkan kepulangan Gareth Bale.

Saga transfer Sergio Reguilon dimulai usai Tottenham kalah dari Everton pada pekan pertama Premier League 2020/2021. Jose Mourinho langsung meminta klub membeli pemain baru untuk memperkuat tim.

Setidaknya, ada tiga pemain yang diinginkan Mourinho. Dua pemain sudah ada dalam gengaman yakni Sergio Reguilon dan Gareth Bale. Keduanya dari Real Madrid.

Lalu, Mourinho masih ingin satu pemain baru di posisi penyerang. Manajer asal Portugal itu merasa Tottenham butuh penyerang tengah baru karena hanya memiliki Harry Kane.

Sergio Reguilon Dikontrak Hingga 2025

Tottenham secara resmi merilis Sergio Reguilon sebagai pemain barunya pada Sabtu (19/9/2020) malam WIB. Sang pemain datang dari Real Madrid dengan harga transfer 30 juta euro.

Dalam kesepakatan transfer dengan Real Madrid, Tottenham menerima adanya klausul buy back. Nantinya, Real Madrid bisa membeli ulang bek berusia 23 tahun dengan harga yang sudah disepakati.

Tottenham sendiri memberi kontrak jangka panjang untuk Sergio Reguilon. Pemain yang musim lalu tampil apik bersama Sevilla mendapat kontrak hingga Juni 2025. Dia akan memakai nomor punggung 3 di Tottenham.

Reguilon sempat didekati Manchester United. Akan tetapi, sebuah panggilan telepon dari Jose Mourinho membuat Reguilon tak ragu memilih Tottenham.

Gareth Bale is Back

Tujuh musim bermain di Real Madrid, Gareth Bale akhirnya pulang. Pemain 31 tahun kembali ke Tottenham, klub yang dibelanya pada 2018 hingga 2013 silam.

Gareth Bale datang dengan status pemain pinjaman. Sang pemain tidak dipakai di Real Madrid dan akan menjadi bagian dari skuad Jose Mourinho pada musim 2020/2021.

Pada kesempatan kedua bermain di Tottenham, Gareth Bale tidak akan memakai nomor punggung 11. Atau nomor punggung 16 yang dulu dipakainya. Gareth Bale akan tampil dengan nomor punggung 9 pada musim ini.

Sergio Reguilon dan Gareth Bale Resmi Gabung Tottenham

post

Manchester United Baru Bisa Juara Kalau Klopp dan Guardiola Sudah Pergi

Legenda Manchester United, Gary Neville enggan menaruh harapan tinggi pada skuat Setan Merah musim ini. Ia menilai Uited baru bisa menjadi penantang gelar juara yang serius saat Pep Guardiola dan Jurgen Klopp pergi dari Inggris.

Manchester United adalah tim dengan raihan EPL terbanyak sepanjang sejarah. Namun Setan Merah belum bisa memenangkan trofi itu lagi sejak terakhir kali memenangkannya di tahun 2013 silam.

Empat tahun terakhir, ada polarisasi yang kuat di EPL. Manchester City yang dipimpin Pep Guardiola dan Liverpool yang dipimpin Jurgen Klopp tampil sangat perkasa di EPL.

Neville menilai MU saat ini belum cukup kuat untuk menjadi penantang gelar yang serius. “Satu hal yang bisa saya garansi kepada anda adalah United akan memenangkan gelar EPL lagi,” ujar Neville kepada Mirror.

Baca komentar lengkap mantan kapten MU itu di bawah ini.

Belum Waktunya

Neville menilai terlalu berlebihan jika berharap MU jadi juara musim ini. Ia menilai belum waktunya MU menjadi juara di akhir musim ini.

“Saya rasa United mungkin tidak akan menjadi juara tahun ini atau tahun depan. Namun akan sangat luar biasa jika tim ini jadi juar alagi, karena semakin lama anda menunggu maka perasaannya akan begitu luar biasa ketika anda melakukannya.”

“Saya sebagai fans United tidak berpikir bahwa kami harus memenangkan liga tahun ini. Ya saya ingin kami menang, namun anda tahu jika waktunya tiba, dan saya rasa waktunya belum tiba saat ini.”

Tunggu Pergi

Neville menilai bahwa selama Guardiola dan Klopp masih berada di Inggris, MU bakal sulit untuk menjadi juara EPL.

“Mereka mungkin jadi juara ketika Klopp dan Guardiola meninggalkan Liverpool dan City. Semoga saja mereka akan pergi dalam beberapa tahun ke depan.”

“Ketika itu terjadi, akan ada peluang bagi mereka karena dua manajer itu sudah membangun tim yang sangat bagus. Namun mereka akan pergi dalam satu, dua atau tiga tahun lagi. Itu akan menjadi titik di mana United bisa kembali dan memenangkan Liga.” ujarnya.

Laga Perdana

Manchester United baru akan melakoni laga perdana mereka di EPL pada akhir pekan nanti.

Mereka akan menjamu Crystal Palace di Old Trafford.

post

Lima yang Terbaik dari 101 Gol Cristiano Ronaldo di Pentas Internasional

Cristiano Ronaldo sukses menembus 100 gol di level internasional bersama Timnas Portugal. daftar poker

Jumlah gol Ronaldo di pentas internasional ini mencapai angka 101. Prestasi itu diraihnya kala Portugal bermain melawan Swedia di laga lanjutan League A Group 3 UEFA Nations League yang digelar pada Rabu (09/09/2020) dinihari. saranacash

Saat itu Portugal menang 2-0 atas Swedia. Kedua gol di pertandingan itu semuanya diborong oleh superstar Juventus tersebut. Daftar SBOBET

Gol pertama, pada menit ke-45, ia cetak dengan indah. Ia menjebol gawang lawan dengan tendangan bebas dari jarak sekitar 25 meter.

Gol tersebut adalah golnya yang ke-100 bagi Portugal. Kemudian ia mencetak gol keduanya pada menit ke-72. Ini adalah golnya yang ke-101Kini ia mendekati rekor Ali Daei, legenda sepak bola Iran. Sejauh ini ia telah mengemas 109 gol di pentas internasional.

Dari 101 gol itu, ada lima gol yang layak dipilih sebagai gol terbaik Cristiano Ronaldo. Gol yang mana sajakah itu? Simak di bawah ini

Denmark v Portugal – 11 Oktober, 2011

Pertandingan ini adalah pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2012. Laga ini dihelat di Parken Stadium, Copenhagen, Denmark.

Portugal tertinggal 2-0 di pertandingan tersebut di masa injury time. Akan tetapi Ronaldo menikmati momen untuk dikenang. Dengan tendangan bebasnya dari jarak 30 yard atau sekitar 30 meter, ia membuat bola melayang sedikit tak beraturan dengan teknik knuckle ball andalannya.

Bola awalnya sempat melayang ke kiri. Namun saat mendekat ke gawang, bola berubah arah ke tiang jauh. Si kulit bundar pun melesak masuk ko pojok kiri atas gawang Denmark.

Armenia v Portugal – 13 Juni, 2015

Portugal menghadapi Armenia di matchday 6 ajang kualifikasi Euro 2016. Di pertandingan tersebut Ronaldo tampil ganas dengan mengemas hattrick.

Portugal pun dibawanya menang dengan skor 2-3. Ia mencetak gol pertamanya dari titik penalti dan gol kedua dengan finishing yang cerdik memanfaatkan miskomunikasi antara kiper dan bek lawan.

Ronaldo kemudian mengemas gol ketiga dengan tendangan dari jarak 23 meter. Ia mengawalinya dengan mengontrol bola umpan lambung jarak jauh dengan kaki kirinya secara sempurna. Kemudian dengan gabungan teknik dan kekuatan kakinya, ia melepas tendangan voli yang menghujam ke pojok kiri atas gawang lawan.

Hungaria v Portugal – 22 Juni, 2016

Kali ini Portugal berlaga di ajang Euro 2016. Pertandingan melawan Hungaria berlangsung menegangkan dan berakhir dengan skor 3-3.

Ronaldo mencetak dua gol kala itu dan menyelamatkan Portugal dari kekalahan. Dari keduanya, gol pertama yang sangat apik.

Menerima umpan dari sayap kanan, Ronaldo yang berada di dalam kotak penalti berada dalam sedikit kurang ideal. Namun ia tak kehabisan akal. Ia membelokkan arah bola dengan tumitnya.

Portugal v Spanyol – Juni 15, 2018

Duel big match ini tersaji di ajang Piala Dunia 2018. Portugal dan Spanyol bersua di matchday 1 Grup B.

Cristiano Ronaldo tampil menggila. Ia mencetak hattrick di laga tersebut dan membuat laga berakhir imbang 3-3.

Ia mencetak gol pertamanya via tendangan penalti. Gol keduanya dengan tendangan keras kaki kiri dari luar kotak penalti. Di menit ke-88, Ronaldo mendapat kans melakukan tendangan bebas.

Ronaldo membuat bola terangan tinggi dan melengkung. Bola masuk ke pojok kiri atas gawang Spanyol, sementara David De Gea tak bisa berbuat banyak mencegah gol tersebut.

Portugal v Swiss – Juni 5, 2019

Kali ini Portugal berlaga di pentas UEFA Nations League. Di semifinal mereka harus berhadapan dengan Swiss.

Cristiano Ronaldo menggila di laga ini dengan mencetak hattrick. Ia mencatatkan namanya di papan skor pada menit 22, 88, dan 90. Portugal pun menang 3-1.

Ia mencetak gol pertamanya dengan tendangan bebas yang powerful dan apik. Gol kedua ia ciptakan dengan tendangan keras mendatar.

Cristiano Ronaldo menyisakan gol terbaik untuk yang terakhir. Dari skema serangan balik ia bisa berhadapan satu lawan satu dengan bek lawan. Usai melakukan gerakan stepover, ia mengecoh bek lawan dan kemudian melepas tendangan keras dengan kaki kanannya di ujung kotak penalti. Bola melaju deras ke pojok kiri bawah gawang Swiss.

post

6 Pemain yang Hendaknya Pindah dari Manchester United

Manchester United masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus dipersiapkan untuk mengarungi musim 2020/2021. Salah satunya adalah dengan membenahi skuad yang dimiliki sekarang, Ole Gunnar Solskjaer harus menjual beberapa pemain yang memiliki kontribusi yang sangat minim.

Bursa transfer musim panas ini menjadi waktu yang paling cocok untuk mulai menjual para pemain tersebut. Selain cuci gudang, penjualan ini pun bisa menambah pundi-pundi uang bagi The Red Devils, untuk mendatangkan beberapa pemain baru yang sudah lama diincarnya.

Yang teranyar ada Donny van de Beek yang baru saja didatangkan dari Ajax Amsterdam dengan mahar 40 juta poundsterling, diyakini Solskjaer masih akan mendatangkan beberapa pemain ke Old Trafford.

Nama-nama tenar seperti Dayot Upamecano, Jack Grealish hingga Jadon Sancho santer dikabarkan akan bergabung dengan United.

Melihat kedalaman skuad yang dimiliki United sekarang, maka harus ada beberapa pemain yang angkat kaki dari Old Trafford. Siapa saja yang sebaiknya pindah dari United? Simak Selengkapnya di bawah ini ya

1. Phil Jones

Phil Jones masih terikat kontrak sampai 2023 dengan Manchester United, namun pemain berusia 28 tahun tersebut diyakini akan di lego pada bursa transfer kali ini. Minimnya kontribusi dan kerap cedera, membuat pihak klub ingin segera melepas sang pemain.

Ditambah lagi, duet Harry Maguire dan Victor Lindelof yang semakin solid, membuat pemain asal Inggris tersebut semakin susah menembus skuad utama.

Di musim lalu saja, Phil Jones hanya mencatatkan total 8 penampilan bersama Setan Merah di semua kompetisi. Kabarnya, ada beberapa klub Serie A, Italia yang berminat dengan jasa Phil Jones.

2. Eric Bailly

Eric Bailly memiliki masalah yang sama dengan Phil Jones, yaitu sering diterpa cedera. Tak hanya itu, performanya yang kurang konsisten pun menjadi masalah baru yang mengharuskan pemain asal Pantai Gading ini sering dipinggirkan.

Pemain bernomor punggung tiga tersebut hanya mampu tampil 12 kali di semua kompetisi bersama Setan Merah pada musim ini.

Sebenarnya, The Red Devils menaruh harapan yang sangat besar kepada Bailly di awal musim dan ingin memberi kesempatan untuk bekerja sama dengan Harry Maguire, tetapi dengan beberapa masalah cedera yang terus berdatangan membuat manajemen klub mulai kehilangan kepercayaan.

AC Milan menjadi salah satu klub yang mempunyai minat tinggi dengan Bailly.

3. Marcos Rojo

Marcos Rojo sudah kembali ke Old Trafford, setelah menjalani masa peminjaman di klub Liga Argentina bersama Estudiantes. Mengingat lini belakang yang sudah terisi maka sulit bagi pemain asal Argentina tersebut menembus skuad utama Manchester United.

Kabar mengenai Rojo yang akan meninggalkan United pun bukan hal yang baru, mengingat ia memang sudah tidak betah dengan kondisinya saat ini. Menjualnya adalah salah satu opsi yang tepat agar pemain tersebut dapat berkembang bersama klub lain.

4. Jesse Lingard

Pemain jebolan akademi Manchester United ini perlahan-lahan mulai kehilangan tempatnya di skuad utama. Solskjaer lebih memilih menurunkan gelandang serang veteran, Juan Mata di musim ini.

Performanya yang kerap tidak konsisten membuat dirinya harus sering duduk di bangku cadangan. Lingard hanya mampu tampil sembilan kali sebagai pemain inti bagi Setan Merah di Premier League, demikian dilansir Transfermarkt.

Situasi semakin tidak nyaman baginya, ketika Bruno Fernandes datang dan pemain asal Inggris ini pun semakin kehilangan kesempatannya untuk bermain.

Pilihan ini bukan tanpa alasan, mengingat gelandang asal Portugal ini turut membantu Manchester United berhasil finis di posisi tiga Premier League dan selalu tampil mengesankan.

Apabila melihat kontrak pemain berusia 27 tahun ini yang menyisakan satu tahun dan perannya yang mulai tergantikan, maka tidak mustahil bagi Lingard akan angkat kaki dari Old Trafford.

5. James Garner

Gelandang berbakat jebolan akademi Manchester United, James Garner, pernah tampil di beberapa pertandingan Liga Europa, namun sayang ia belum berhasil membuat Solskjaer jatuh hati.

Di usianya yang masih sangat muda, bisa tampil bersama tim senior menjadi sebuah kebangaan tersendiri. Tetapi ia harus mencari jam terbang yang lebih banyak dengan tim lain, karena Manchester United sendiri sudah terlalu banyak pemain tengah.

Opsi untuk menjualnya bukan pilihan yang baik, mengingat pemain berusia 19 tahun ini mempunyai potensi yang besar kedepannya. Oleh karena itu, meminjamkannya ke klub lain adalah opsi yang paling memungkinkan saat ini.

6. Diogo Dalot

Diogo Dalot harus berjuang keras apabila ingin menggeser Aaron Wan-Bissaka di bek kanan United saat ini, perannya di Old Trafford mulai tidak terlihat seiring performa Bissaka yang terus berkembang.

Tak sampai disitu saja, ia pun masih harus bisa menggeser Timothy Fosu-Mensah yang belakangan ini mulai mendapat kepercayaan dari Solskjaer.

Melihat performa Bissaka dan Fosu-Mensah yang terus berkembang, maka sulit bagi Diogo Dalot untuk menggeser keduanya.
Saat ini, jalan yang terbaik adalah ia harus mencari klub baru yang dapat memberikannya kesempatan bermain yang banyak. Di usianya yang masih sangat muda masih banyak sekali kesempatan yang mungkin ia dapat ketika hengkang dari Setan Merah.

post

Manchester United Resmi Boyong Donny Van de Beek dari Ajax

Manchester- Manchester United (MU) resmi memboyong Donny van de Beek dari Ajax. MU mengikat bek asal Belanda itu dengan kontrak lima tahun.

Seperti dilansir Skysports, Manchester United membayar 39 juta euro plus bonus 5 juta euro kepada Ajax. Dia sudah teken kontrak hingga Juni 2025 setelah sebelumnya jalani tes medis di Belanda.

Van de Beek saat ini masih membela Timnas Belanda. Dia bakal segera gabung Manchester United setelah dua laga di UEFA Nations League melawan Polandia (4 September) dan Italia (7 September).

Karena kontrak sudah beres sebelum dua laga internasional itu, Van de Beek juga tak akan menjalani karantina selama 14 hari. Ini sudah dikonfirmasi pemerintah Belanda.

Manchester United bergerak cepat dalam dapatkan Van de Beek. Setelah gagal direkrut Madrid, gelandang berusia 23 tahun itu mengalihkan perhatian ke Liga Inggris.Manchester United pun langsung memberikan penawaran untuk datangkan Van de Beek musim ini.

Bocoran Nomor Punggung

Van de Beek biasa menggunakan nomor 6 di Ajax. Namun media Inggris melaporkan Van de Beek telah meminta MU untuk memakai nomor 34.

Ada alasan tersendiri mengapa Van de Beek meminta nomor 34. Van de Beek ingin nomor 34 untuk menghormati temannya di akademi Ajax, Abdelhak Nouri.

Nouri harus pensiun dini setelah terjatuh saat Ajax melakoni laga uji coba tahun 2017 lalu. Nouri tak bisa bermain lagi karena mengalami kerusakan otak yang parah.

Henderson

Saat ini nomor punggung 34 di MU sebenarnya sudah ada pemiliknya yakni kiper Dean Henderson. Namun Henderson kemungkinan akan kembali dilepas MU dengan status pinjaman.

Henderson musim lalu juga dipinjamkan MU ke Sheffield United. Saat itu Henderson tampil cemerlang dan menjadi salah satu kiper terbaik di Liga Inggris.

post

Kalahkan Liverpool di Babak Adu Penalti, Arsenal Boyong Trofi Community Shield

London- Arsenal mencapai gelar Community Shield 2020 usai mengalahkan Liverpool melalui babak adu penalti 5- 4 di Wembley, Sabtu( 29/ 8/ 2020) Wib. Pada waktu wajar, kedua regu bermain imbang 1- 1.

Arsenal membuka skor pada menit ke- 12 melalui Pierre- Emerick Aubameyang. Berhasil berawal dari umpan silang Bukayo Saka ke Aubameyang di sisi kanan pertahanan Liverpool.

Striker asal Gabon itu lebih dulu mengecoh Neco Williams saat sebelum melesatkan tendangan ke pojok kiri gawang Alisson. Arsenal unggul 1- 0.

Liverpool yang tertinggal berupaya tingkatkan tempo game. Pasukan Jurgen Klopp sejatinya tampak lebih dominan daripada Arsenal.

Tetapi ketatnya barisan pertahanan Meriam London membuat Liverpool kesusahan. Gawang The Reds malah hampir bobol buat kedua kali andai Alisson tidak sigap menghalau tendangan Eddie Nketiah.

Sampai turun minum, Liverpool terus berupaya menembus pertahanan Arsenal. Hendak namun, usaha mereka sering menemui jalur buntu hingga babak awal berakhir.

Babak Kedua

Kendali game masih dipegang Liverpool di babak kedua. Demi tingkatkan keseriusan serbuan, Klopp memasukan Takumi Minamino serta Naby Keita.

Strategi itu teruji jitu. Minamino membuat Liverpool membandingkan peran berkat golnya pada menit ke- 73 sehabis menggunakan kemelut di gawang Arsenal.

Berhasil Minamino jadi salah satunya di babak kedua. Walhasil, pertandingan juga dilanjutkan ke babak penalti.

Babak penalti

Liverpool mengawali penalti dengan lembut melalui eksekusi Mohamed Salah. Tetapi Reis Nelson yang jadi eksekutor awal Arsenal pula sukses.

Pertaruhan Klopp menunjuk Rhian Brewster sayangnya jadi blunder. Berperan bagaikan eksekutor ke- 3 Liverpool, bola tendangannya kandas masuk usai membentur tiang.

Gelar Community Shield kesimpulannya jadi kepunyaan Arsenal sehabis Aubameyang sukses mengecoh Alisson. Arsenal menang 5- 4 di babak adu penalti.

post

Ronald Koeman: Barcelona adalah Rumah Saya

Barcelona- Ronald Koeman merasa terhormat serta beruntung sebab sekali lagi jadi bagian dari Barcelona. Laki- laki asal Belanda itu kembali ke Camp Nou dengan status bagaikan pelatih. daftar poker

Ronald Koeman secara luas dikira bagaikan salah satu pemain terbaik yang sempat bermain buat Barcelona. Dia menempuh 6 tahun yang lumayan sukses di klub Catalan tersebut. saranacash

Mantan pemain Timnas Belanda itu datang di Camp Nou pada 1989 serta jadi bagian berarti dari regu impian Johan Cruyff. Dia memenangkan 4 gelar juara Liga Spanyol serta satu Piala Eropa, di antara penghargaan besar yang lain.  Daftar SBOBET

Pada 1998 kemudian, Ronald Koeman jadi asisten pelatih Barcelona saat sebelum mengawali kariernya bagaikan pelatih 2 tahun setelah itu. Sehabis memperoleh pengalaman sepanjang 20 tahun melatih klub- klub semacam Ajax, Benfica, Everton, serta Timns Belanda, ia saat ini kembali lagi.

Klub Terbaik di Dunia

Ronald Koeman ditunjuk bagaikan pelatih Barcelona buat mengambil alih Quique Setien yang dipecat. Setien didepak sehabis Lionel Messi mengakhiri masa 2019/ 20 tanpa trofi.

” Aku merasa Barcelona merupakan rumah aku. Dalam kunjungan tadinya ke kota itu, aku melupakan suatu sebab aku tidak tiba bekerja buat FC Barcelona,” kata Koeman dalam wawancara dengan Barca Televisi.

” Saat ini aku merupakan pelatih serta aku sangat bahagia. Perihal terutama merupakan buat dikenal, apakah Kamu seseorang pelatih, pemain ataupun karyawan Barca, Kamu terletak di klub terbaik di dunia serta tidak terdapat yang lebih baik.”

” Kami sangat beruntung jadi bagian dari klub ini,” ucap juru taktik berusai 57 tahun itu.

Membangun Skuat

Duduk di sofa pelatih, Ronald Koeman ditugaskan buat membangun kembali skuat Barcelona. Salah satu metode yang lagi dicoba Koeman merupakan pembaharuan skuat.

Koeman, misalnya, sudah berikan ketahui Luis Suarez bila striker asal Uruguay tersebut tidak masuk dalam rencananya. Suarez dapat meninggalkan Camp Nou pada masa panas ini.

Koeman kabarnya pula mau merekrut 2 bek muda buat menambal lubang di lini balik. Kedua bek incarannya merupakan Jose Style dari Valencia serta Eric Garcia asal Manchester City.

Berselisih dengan Bartomeu

Tetapi baru melaksanakan tugasnya, Ronald Koeman nyatanya telah memiliki permasalahan dengan Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu. Keduanya berselisih mengerti menimpa wujud pengganti Luis Suarez.

Koeman mau Barcelona merekrut Memphis Depay dari Olympique Lyon buat mengambil alih Suarez. Namun, Bartomeu tidak sepakat dengan gagasan itu. Dia mau Barcelona melanjutkan perburuan striker Inter Milan Lautaro Martinez.

post

Suka Cita Pedri Terancam Hambar Gara- gara Perilaku Messi

Jakarta Prahara yang menimpa Barcelona sedikit banyak telah berpengaruh kepada pemain baru, Pedri. Wonderkid dari Las Palmas itu berharap situasi ini tidak sampai membuat Lionel Messi berubah. daftar poker

Pedri sebenarnya sudah mencapai kata sepakat dengan Barcelona sejak September lalu. Namun untuk sementara dia diizinkan bertahan di Las Palmas hingga kompetisi divisi kedua La Liga berakhir. saranacash

Kamis (20/8/2020) waktu setempat, Pedri akhirnya resmi diumumkan sebagai amunisi baru Barcelona. Perkenalan pemain berusia 17 tahun itu juga dihadiri langsung oleh Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu dan direktur olahraga yang baru Ramon Planes–pengganti Eric Abidal yang baru dipecat. Daftar SBOBET

Seperti dilansir AS, Pedri sebenarnya sangat antusias bergabung dengan Barcelona. Terlebih, tim asal Catalonia tersebut merupakan bekas ‘rumah’ bagi pemain idolanya, Andres Iniesta.

Selain itu, Pedri juga sudah tidak sabar ingin menimba ilmu dari salah satu pemain terhebat di dunia, Lionel Messi. “Tidak setiap hari Anda bisa menandatangani kontrak bersama klub seperti ini,” katanya.

Belajar dari Messi

Namun suka cita Pedri sedikit terusik. Pasalnya, Messi digadang-gadang bakal menjadi mentornya di Barcelona, belakangan justru ramai digosipkan bakal meninggalkan Camp Nou. Bahkan, pelatih baru Blaugrana, Ronald Koeman saja kabarnya tidak sanggup mengubah keinginan Messi tersebut.

Pedri tidak secara langsung mengungkapkan hal ini. Namun kehadiran Messi masih diharapkan. “Idola saya tetap Andres Iniesta dan sekarang saya ingin belajar dari yang terbaik, Leo Messi,” katanya.

Pindah Kota

Setelah resmi menjadi pemain Barcelona, Pedri mengaku sudah siap untuk pindah kota. Dia berniat mencari rumah di Barcelona meski peluang untuk dipinjamkan ke klub lain sangat terbuka untuknya.

“Pilihan pertama saya adalah tinggal di sini dan bersenang-senang dengan yang terbaik, meskipun transfer bukan opsi yang saya abaikan juga,” kata Pedri menjelaskan.

“Anda harus mengangkat tekanan dari momen pertama. Anda harus antusias untuk menikmati hari dan berharap semua bakal berjalan baik-baik saja,” beber Pedri.

Komentar Bartomeu

Saat ini menjadi momen-momen yang sangat sibuk bagi manajemen Barcelona. Banyak yang perlu dibenahi oleh tim asal Catalonia itu setelah mengalami paceklik gelar pada musim ini. Usai mendepak pelatih Quique Setien, manajemen di bawah kendali Bartomeu juga berniat merombak kuat Blaugrana.

Bartomeu telah menunjuk Koeman sebagai pelatih baru. Sementara pemilihan presiden baru Barcelona akan dilakukan pada 2021 mendatang. Meski demikian, Bartomeu tetap gembira menyambut Pedri.

“Bersama Pedri kami menghadirkan salah seorang pemain muda paling bertalenta pada generasi sekarang dan telah menjadi fan Barcelona sejak dia masih kecil,” kata Bartomeu dalam sambutannya.

“Dia membawa kegembiraan dan ambisi yang kami butuhkan untuk proyek baru dan menjadi sukses di Barcelona,” beber Bartomeu menambahkan.