post

Legendaris Man United Ungkap Pernah Dibuat Malu oleh Lionel Messi

Legendaris Manchester United, Rio Ferdinand, mengungkapkan jika Lionel Messi pernah mempermalukannya saat kedua tim bertanding di Liga Champions. Kejadian tersebut dialami oleh Ferdinand ketika Barcelona berhasil mempercundangi Manchester United pada laga final Liga Champions musim 2010-2011. crown303

Bermain di Stadion Wembley, Barcelona menang dengan skor 3-1 yang masing dicetak oleh Pedro (34′), Lionel Messi (54′), dan David Villa (69′). Sedangkan satu gol Setan Merah berhasil dicetak oleh Wayne Rooney pada menit ke-34. Diakui oleh Ferdinand, bahwa penyerang asal Argentina tersebut mampu mendominasi laga dan membuat lini pertahanan Man United kesulitan. Judi Online

“Messi terlihat seperti seorang pembunuh, Ronaldinho adalah pemain yang luar biasa, pesulap yang mampu bergerak bebas. Namun dengan Messi, dirinya mampu semua hal yang berujung gol dan assist,” tutur Ferdinand. Kekalahan itu membuat Ferdinand dan pemain Man United lainnya berdiri terpaku melihat Messi cs mengangkat trofi Liga Champions di Stadion Wembley. Agen Bola Tepercaya

Pria berusia 41 tersebut pun mengungkapkan percakapan yang terjadi antara dirinya dengan dua rekannya, Ryan Giggs dan Paul Scholes. Barcelona memberi pelajaran yang berharga untuk kami di Wembley,” ucap Ferdinand.

Saya hanya mampu menyaksikan mereka mengangkat trofi bersama Giggs dan Scholes dengan tangan yang menutup mulut dan berkata ‘Saya merasa malu, kawan-kawan’,” kata bek yang membela Man United selama 12 tahun melanjutkan. crown303
Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Situs Judi Online
Casino Online
Daftar SBOBET
Daftar Judi Online
Agen Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Main Casino Online Uang Asli
Crown303

post

Efek Wabah COVID-19, Pemain Bisa Tinggalkan Klub meski Musim Belum Selesai

Pemain Liga Inggris yang kontraknya akan habis musim panas ini dapat mengabaikan proposal FIFA dan meninggalkan klub, bahkan jika kompetisi belum dimulai kembali. Beberapa waktu lalu, FIFA mengusulkan kontrak pemain harus diperpanjang hingga musim ini benar-benar berakhir setelah pembekuan kompetisi akibat Covid-19 usai. crown303

Selain itu, FIFA juga meminta prinsip yang sama untuk diterapkan pada kontrak-kontrak pemain di masa depan. Pasalnya, pada kontrak yang saat ini berlaku, pemain-pemain tersebut hanya akan bertahan setidaknya sampai tanggal 30 Juni mendatang. Namun, dengan ditangguhkannya kompetisi, nasib pemain yang kontraknya tidak diperpanjang itu menjadi tidak jelas. Judi Online

Mereka diharapkan bisa bermain untuk klubnya saat ini, padahal terdapat kemungkinan kompetisi akan berlangsung sampai bulan Juli. Akan tetapi, menurut pengacara olahraga terkemuka, Nick De Marco, rekomendasi tersebut tidak dapat diterapkan, khususnya di Inggris. Pasalnya hal tersebut tidak sejalan dengan hukum ketenagakerjaan yang berlaku di Inggris. Casino Online

Secara hukum, mereka tidak dapat dipaksa terus bermain untuk klub, Tidak ada yang bisa memaksa mereka untuk melakukannya; FIFA, FA, klub atau siapa pun, Yang paling memungkinkan saat ini adalah perpanjangan kontrak jangka pendek berdasarkan ketentuan gaji yang ada, Tetapi itu tidak cocok untuk semua orang, dan itu tidak dapat dipaksakan pada siapa pun di Inggris,” ucap De Marco. Daftar SBOBET

Selain itu, De Marco juga mengatakan bahwa pemain yang akan kehabisan kontrak pada 30 Juni nanti berhak untuk pergi dari klub. Akan tetapi, semua itu tergantung pada keputusan klub dengan pemain yang bersangkutan. Agen Bola Tepercaya

Jika para pemain kehabisan kontrak, dari sudut pandang hukum, mereka bukan lagi karyawan dan bebas untuk pergi, Namun, masalah sebenarnya adalah, ‘Apakah para pemain akan pergi atau tidak?’. Itu akan tergantung pada keadaan setiap kasus, Jika jendela transfer ditutup, mereka mungkin pergi dan tidak dapat menemukan klub lain. Sekarang mereka mungkin memiliki tuntutan hukum dalam keadaan itu, atau mungkin hanya harus menunggu dua atau tiga bulan,” Tambahnya.
Mereka mungkin lebih memilih itu, daripada menandatangani kontrak yang menghentikan mereka membuat langkah selanjutnya. Apa yang akan dilakukan masing-masing pemain akan tergantung pada setiap pemain dan setiap klub,” tutup De Marco. crown303
Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Situs Judi Online
Casino Online
Daftar SBOBET
Daftar Judi Online
Agen Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Main Casino Online Uang Asli
Crown303

post

Klub Liga Inggris Sepakat Terapkan Pemotongan Gaji pada Pemainnya

Pertemuan antara Liga Inggris dan klub pesertanya yang diadakan hari Jumat (3/4/2020) menghasilkan beberapa keputusan, salah satunya penerapan pemotongan gaji pemain. Pandemi COVID-19 benar-benar membuat Liga Inggris rugi besar dalam hal finansial. penyelenggara kompetisi sepak bola di Inggris bisa menderita kerugian mencapai 750 juta pounds (sekitar Rp13 triliun). crown303

Untuk itu, berbagai cara dicari untuk menutup kerugian tersebut, Salah satunya melakukan pemotongan gaji pada pemain, Keputusan memangkas gaji pemain muncul setelah klub-klub Liga Inggris bertemu dengan pihak penyelenggara kompetisi dan para pemangku kepentingan yang lain pada Jumat kemarin. Agen Bola Tepercaya

Dalam pernyataannya, Liga Inggris menyebutkan akan memotong gaji pemain sebesar 30% dari total upah yang mereka dapatkan. Akan tetapi, hal ini tidak akan langsung diterapkan oleh klub-klub Liga Inggris. klub-klub Liga Inggris akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan pemain mereka mengenai pengurangan upah ini. Daftar SBOBET

Berikut pernyataan Liga Inggris mengenai pemotongan gaji pemain:

“Menghadapi kerugian besar dan berkelanjutan untuk musim 2019-2020 yang dikarenakan penangguhan, dan untuk melindungi semua pekerjaan dalam kompetisi profesional, klub-klub Premier League dengan suara bulat setuju untuk berkonsultasi dengan pemain mereka mengenai kombinasi pengurangan kondisional dan penangguhan sebesar 30 persen dari total upah tahunan.” crown303
Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Situs Judi Online
Casino Online
Daftar SBOBET
Daftar Judi Online
Agen Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Main Casino Online Uang Asli
Crown303

post

Jadi Kapten Legendaris, Roy Keane Akui Tak Bisa Santai di Man United

Kapten legendaris Manchester United, Roy Keane, mengakui dirinya tidak bisa santai dan bahagia saat mengenakan seragam The Red Devils. Roy Keane dikenal sebagai salah satu kapten Manchester United terbaik. Keane pun merupakan sosok penting yang berhasil membawa Man United meraih treble pada musim 1998-1999.  crown303

Kala itu, The Red Devils meraih Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions. Namun, Keane mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah bahagia selama 13 tahun membela Man United. Hal itu dikarenakan mentalitas dan pola pikirnya membuat Keane tidak pernah santai saat mengemban ban kapten Setan Merah. Judi Online

Daftar Judi Online – “Di sepanjang karier saya, saya tidak pernah berpikir bahwa semuanya itu mudah,” ujar Roy Keane. “Kami membuatnya terlihat mudah pada akhirnya, tetapi itu karena kami bekerja sangat keras. Bahkan ketika Anda unggul 10 atau 13 poin dan orang-orang meyakini kami akan memenangi gelar, saya tidak pernah merasa seperti itu.” Casino Online

“Saya berharap bisa sedikit santai ketika posisi kami berada di atas angin, tetapi saya tidak bisa melakukan dan berpikir seperti itu. Itu adalah pola pikir yang saya miliki,” ujar Keane melanjutkan. Daftar SBOBET

Tidak mengherankan pelatih legendaris Man United, Sir Alex Ferguson, mendapuk Roy Keane sebagai seorang kapten. Keane pun berhasil mempersembahkan 17 gelar untuk The Red Devils. crown303
Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Situs Judi Online
Casino Online
Daftar SBOBET
Daftar Judi Online
Agen Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Main Casino Online Uang Asli
Crown303

post

Dari pada Sadio Mane, Liverpool Lebih Baik Menjual Mo Salah Saja

Klub raksasa Liga Inggris, Liverpool, disarankan untuk lebih memilih menjual Mohamed Salah dibandingkan Sadio Mane. Bersama Roberto Firmino, Mohamed Salah dan Sadio Mane membuat lini serang Liverpool tampak mengerikan bagi pemain bertahan lawan. Hal tersebut dapat dilihat dari produktivitas gol mereka yang terbilang tinggi. crown303

Pada musim ini saja, di berbagai ajang, ketiga pemain tersebut sudah membukukan 49 gol. Bahkan pada musim sebelumnya, dua dari tiga pemain tersebut, yaitu Salah dan Mane, berhasil menyabet gelar top skorer Liga Inggris 2018-2019 dengan raihan 22 gol.

Tak mengherankan jika grup penyerang yang sering disebut sebagai trio Firmansah itu menarik perhatian banyak klub top Eropa. Yang paling santer kabarnya adalah ketertarikan duo klub raksasa Liga Spanyol, Barcelona dan Real Madrid, kepada Salah dan Mane. Situs Judi Online

Barcelona dan Real Madrid disebut sudah siap menggelontorkan dana besar guna memboyong Salah atau Mane ke klub mereka. Akan tetapi, andaikata harus melepas salah satu dari kedua pemain bintangnya itu, Liverpool disarankan untuk menjual Mo Salah saja. Hal itu diungkapkan oleh eks pemain Liverpool, Don Hutchison. Daftar SBOBET

Menurut Hutchison, Mo Salah terkadang melakukan kesalahan pada hal-hal mendasar jika dibandingkan dengan Mane. “Saya tidak akan melepas Mane meski ditawari 140 juta pounds,” ujar Hutchison.

“Mo Salah terkadang melakukan hal-hal paling mendasar dengan begitu buruk sehingga itu tidaklah baik. Dia tidak bisa mengoper bola sejauh 4,5 meter. Dia hanya ingin terus mengolongi lawan dari sisi mana pun,” kata mantan pemain yang dulu berposisi sebagai gelandang itu mengenai Mo Salah. Agen Bola Tepercaya

“Anda akan melihatnya lalu berpikir, ‘Tentunya ini sudah dilatih, tentu Juergen Klopp dan stafnya melatih Mo Salah akan hal itu’, namun dia tetap melakukan hal-hal dasar dengan sangat buruk. Namun, dia memiliki kemampuan untuk mencetak gol-gol aneh baik di Liga Inggris dan Liga Champions, dan jumlahnya menakutkan.”

“Jadi saya tidak akan setuju (untuk menjual Mane). Namun jangan salah, jika saya adalah Klopp, saya tidak akan menjual keduanya. Tetapi jika ada tawaran untuk menukar Mo Salah dengan pemain seperti (Jadon) Sancho, saya mungkin akan mengambilnya,” ujar Hutchison menambahkan. crown303
Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Situs Judi Online
Casino Online
Daftar SBOBET
Daftar Judi Online
Agen Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Main Casino Online Uang Asli
Crown303

post

Cedera Engkel, Lucas Torreira Terancam Absen Hingga 10 Pekan

Arsenal kembali harus kehilangan pemainnya. Kali ini Lucas Torreira yang terpaksa menepi karena cedera. Lucas Torreira mengalami cedera saat Arsenal menghadapi klub divisi ketiga Liga Inggris, Portsmouth, dalam babak kelima Piala FA pada Senin (2/3/2020). Agen Bola Tepercaya

Pemain berusia 24 tahun itu menerima tekel keras dari bek tengah Portsmouth, James Bolton, sehingga merintih kesakitan dan langsung ditangani oleh tim medis Arsenal. Torreira bakal absen cukup panjang, yaitu selama 8 sempai 10 pekan. Daftar Judi Online

“Cedera kaki kanan. Sudah dilakukan pemeriksaan berkelanjutan sejak menghadapi Portsmouth pada 2 Maret lalu. Proses pemulihan diperkirakan akan memakan waktu antara delapan hingga sepuluh minggu,” demikian isi rilis resmi dari laman klub, Senin (9/3/2020). Sebelumnya, The Gunners telah kehilangan 3 pemain lainnya yaitu Calum Chambers, Sead Kolasinac, dan Cedric Soares. Daftar SBOBET

Sejak dua musim membela Arsenal, ini merupakan cedera pertama bagi Torreira. Absennya Torreira tentu menjadi kerugian besar buat Meriam London. crown303
Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Situs Judi Online
Casino Online
Daftar SBOBET
Daftar Judi Online
Agen Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Main Casino Online Uang Asli
Crown303

post

3 Alasan Mengapa Premier League Membutuhkan Teknologi VAR Walau Kerap Memicu Kontroversi

Image result for var

Dinamika terus berlangsung selama musim Premier League musim lalu. Mulai dari laju tak terkalahkan Liverpool di puncak klasemen, Tottenham memecat Mauricio Pochettino dan menggantikannya dengan Jose Mourinho, hingga penampilan mengejutkan Sheffield United.

Namun, hal paling penting tentang Premier League musim 2019 -20 adalah penggunaan sistem VAR (Video Assistant Referee). Tapi, setiap minggu tampaknya selalu memunculkan kontroversi dari putusan VAR, apakah itu soal offside yang aneh, gol yang dianulir karena handball, atau kartu merah yang dipertanyakan.

Keputusan-keputusan itu tentu saja bisa mengecewakan penggemar klub tertentu. Karenanya, mereka juga kerap meributkan persoalan ini pada pihak Liga Premier.

Melihat situasi tersebut, haruskah Premier League membatalkan eksperimen dan menyingkirkan VAR untuk musim 2020-21? Jawabannya antara ya dan tidak. Faktanya, ada banyak alasan bagi Liga Premier untuk bertahan dengan sistem VAR, dan inilah 3 di antaranya.

Image result for var

Sangat menarik untuk dicatat bahwa penggemar sepak bola telah berteriak selama bertahun-tahun bahwa permainan harus menggunakan lebih banyak teknologi video, dan sekarang Liga Premier telah memperkenalkan VAR, tapi tampaknya tak ada yang bahagia. Kenyataannya adalah bahwa sistem VAR itu sendiri bukan persoalan – itu adalah cara wasit Liga Premier menerapkannya yang menyebabkan masalah.

Di Piala Dunia 2018, misalnya, VAR digunakan namun sistem terasa sangat berbeda dengan yang dikenakan pada Liga Premier. Di Piala Dunia dan di liga-liga lain di sekitar Eropa para pejabat yang menggunakan VAR didorong untuk menggunakan monitor lapangan untuk mengambil keputusan tentang suatu insiden.

Di sisi lain, di Liga Premier monitor tidak digunakan, dan sebagai gantinya, pejabat perlu mengandalkan wasit lain – menonton pertandingan dari jarak jauh di Stockley Park, untuk memberi mereka saran tentang panggilan yang harus dilakukan.

Image result for var

Banyak penggemar mungkin akan senang jika Liga Premier mengumumkan penghapusan VAR untuk musim 2020-21. Tapi, masalah terbesar dengan membuat keputusan semacam itu adalah bahwa hal itu tidak akan berpengaruh pada penggunaan VAR di tempat lain.

Jika itu hanya sistem maka mungkin masuk akal, tapi faktanya bintang-bintang Liga Premier masih harus berurusan dengan VAR di tempat lain, dalam pertandingan internasional dan Eropa, bahkan jika sepakbola Inggris harus menyingkirkannya.

Masalah apa yang bisa muncul? Nah, bayangkan sekelompok pemain yang sama sekali tidak terbiasa dengan VAR, tim nasional Inggris, dalam hal ini, bermain di Piala Dunia dengan sistem yang ada; mereka dapat dengan mudah jatuh dari sesuatu seperti sistem peninjauan kartu merah VAR, atau bola tangan yang dipertanyakan yang hanya diambil oleh kamera VAR.

Itu berarti bahwa selama VAR adalah bagian dari sepak bola, Liga Inggris perlu mematuhinya dan menemukan cara untuk membuatnya bekerja.

Image result for var

Banyak penggemar mungkin akan senang jika Liga Premier mengumumkan penghapusan VAR untuk musim 2020-21. Tapi, masalah terbesar dengan membuat keputusan semacam itu adalah bahwa hal itu tidak akan berpengaruh pada penggunaan VAR di tempat lain.

Jika itu hanya sistem maka mungkin masuk akal, tapi faktanya bintang-bintang Liga Premier masih harus berurusan dengan VAR di tempat lain, dalam pertandingan internasional dan Eropa, bahkan jika sepakbola Inggris harus menyingkirkannya.

Masalah apa yang bisa muncul? Nah, bayangkan sekelompok pemain yang sama sekali tidak terbiasa dengan VAR, tim nasional Inggris, dalam hal ini, bermain di Piala Dunia dengan sistem yang ada; mereka dapat dengan mudah jatuh dari sesuatu seperti sistem peninjauan kartu merah VAR, atau bola tangan yang dipertanyakan yang hanya diambil oleh kamera VAR.

Itu berarti bahwa selama VAR adalah bagian dari sepak bola, Liga Inggris perlu mematuhinya dan menemukan cara untuk membuatnya bekerja.

 crown303
Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Situs Judi Online
Casino Online
Daftar SBOBET
Daftar Judi Online
Agen Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Main Casino Online Uang Asli
Crown303

post

Sarriball Dinilai Tidak Pas dengan Gaya Main Cristiano Ronaldo

 

Mantan pemain Juventus dan Napoli, Emanuele Giaccherini menilai gaya bermain Maurizio Sarri atau biasa disebut Sarriball tak cocok untuk dimainkan Cristiano Ronaldo di Juventus. Juventus kalah dari Lyon 0-1 pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Situs Judi Online

Pasca-pertandingan, Maurizio Sarri mengeluh jika para pemainnya tak mengalirkan bola secara cepat. Mantan pemain Juventus dan Napoli, Emanuele Giaccherini punya penilaian tersendiri mengenai kondisi tersebut. Pemain yang kini membela klub Serie B, Chievo Verona itu menyatakan gaya bermain Sarri tak cocok diterapkan di Juventus yang memiliki Cristiano Ronaldo. Daftar SBOBET

“Klub sudah memilih langkah spesifik untuk memanggil pelatih yang punya dasar sepak bola passing cepat yang sudah terbukti di Napoli,” kata Giaccherini. “Hal tersebut sulit diterapkan di Juve, karena mereka punya Ronaldo yang punya gaya bermain sendiri. Anda tak bisa memintanya untuk melakukan perubahan,” tambahnya.

Menurut Giaccherini, Juventus telah berkembang selama bertahun-tahun sebagai tim yang memainkan berbagai macam gaya permainan. Ini adalah masalah tersendiri buat Sarri, dan bagi Giaccherini Mario Mandzukic lebih cocok bermain ketimbang Ronaldo di Juventus. Agen Bola Tepercaya

“Sarri menderita karena tim ini telah dibangun selama bertahun-tahun dengan bermain banyak tipe permainan yang berbeda. Dalam pandangan saya Mandzukic lebih ideal tetapi klub telah mengambil pilihan lain,” ujarnya. Giaccherini memaklumi rasa frustrasi Maurizio Sarri pada laga melawan Lyon.

Sarri tak bisa mengerti pemainnya yang tak menjalankan taktik aliran bola cepat. “Juve memainkan tempo yang lambat, mereka tida melakukan sentuhan satu-dua, karena ada perbedaan kualitas antara pemain Juve dan Napoli (karena Sarri menerapkan Sarriball di Napoli sebelumnya,” ujarnya. Main Casino Online Uang Asli

“Bianconeri punya pemain yang bisa mengubah permainan, sementara Napoli lebih ke usaha seluruh tim. Juve memainkan Ronaldo, jadi Sarri harus beradaptasi seterusnya,” tambahnya. Pelatih Juventus, Maurizio Sarri mengeluhkan para pemain Juventus yang sangat lambat mengalirkan bola sehingga tak ada peluang berarti yang membahayakan gawang Lyon. Judi Online

“Saya tak mengerti pemain gagal paham pentingnya mengalirkan bola secara cepat,” ujar Sarri. “Sulit dijelaskan, tetapi babak pertama aliran bola terlalu lambat, tidak ada pergerakan, sehingga lawan melakukan pressing, memenangi bola dan bahkan mencetak gol,” tambahnya. Crown303

Selain tak mengalirkan bola secara cepat, Sarri juga mengkritisi pemain yang tidak memiliki agresivitas ketika menyerang. Kami tidak memiliki determinasi dan agresivitas saat menyerang, dan selama 15 menit kami juga buruk dalam bertahan.”

“Babak kedua lebih baik, tapi tidak cukup untuk memenangi sebuah laga Liga Champions. Saya tak mengerti (pemain tak menerapkan aliran bola cepat). Ini adalah fundamental, kami akan terus mengasahnya, cepat atau lambat pemain akan punya konsep ini di kepala mereka,” ujarnya. crown303
Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Situs Judi Online
Casino Online
Daftar SBOBET
Daftar Judi Online
Agen Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Main Casino Online Uang Asli
Crown303

post

Neymar Bantah Pernyataan Lionel Messi, Siapa yang Bohong?

Neymar bereaksi atas klaim yang dilontarkan mantan rekan sehatinya di Barcelona, Lionel Messi. Dalam wawancara dengan Mundo Deportivo baru-baru ini, Lionel Messi blak-blakan soal Neymar. Dia menyebut sahabatnya itu sangat ngebet untuk kembali ke Barcelona. Daftar SBOBET

“Dia selalu menunjukkan penyesalan setelah meninggalkan Barca,” demikian salah satu pernyataan Messi. Namun, Neymar mengatakan kepada salah satu orang terdekatnya bahwa pernyataan Messi tentang ‘penyesalan’ tidaklah benar. Neymar juga disebut tengah fokus membawa Paris Saint-Germain (PSG) menjuarai Liga Prancis dan Liga Champions edisi 2019-2020. Casino Online

“Saat ini dia sedang tidak berpikir untuk meninggalkan PSG,” kata seorang sumber internal Neymar kepada L’Equipe. Jadi, pernyataan siapa yang benar? Messi atau Neymar? Terlepas dari siapa yang benar, kepindahan Neymar dari Barcelona ke PSG pada 2017 menyita banyak perhatian. Daftar Judi Online

Le Parisien memecahakan rekor transfer dunia untuk membawa sang bomber, yakni 222 juta euro atau Rp 3,3 triliun. Dua tahun pasca-pindah ke Paris, Neymar menciptakan drama karena ingin pulang menuju Barcelona. Namun, harapan sang bomber pupus karena PSG enggan melepasnya. crown303
Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Situs Judi Online
Casino Online
Daftar SBOBET
Daftar Judi Online
Agen Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Main Casino Online Uang Asli
Crown303

post

Tentang Pemain Seri A Terbaik

Tentang Pemain Seri A Terbaik – Menyusul kepindahan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid ke Juventus, minat pada Seri A Italia meningkat sepuluh kali lipat di seluruh dunia. Tetapi bahkan sebelum Ronaldo bergerak, divisi itu mengalami kebangkitan dengan klub-klub seperti Napoli yang mengumpulkan pujian besar untuk gaya permainannya.

Dries Mertens (Napoli)

Menurut informasi Berita Bola Mertens pindah dari posisi normalnya yang melebar ke pusat serangan Napoli, dan Belgia telah berkembang sejak itu. Kampanye itu, ia mencetak 28 gol dalam 35 pertandingan. Musim lalu, meskipun angka-angka itu sedikit menurun, ia masih mencetak 18 dari 38.

Mauro Icardi (Inter Milan)

Pemain berusia 25 tahun telah menjadi kekuatan mutlak di Serie A selama empat musim terakhir, mencetak 91 gol dalam 137 penampilan terakhirnya untuk klub. Musim lalu adalah yang terbaik saat ia menyelesaikan pencetak gol terbanyak bersama Ciro Immobile dengan 29.

Ciro Immobile (Lazio)

Lazio datang oh begitu dekat dengan kualifikasi untuk Liga Champions musim lalu, dan banyak yang turun ke pekerjaan Immobile. Seiring dengan finishing pencetak gol terbanyak bersama di Serie A dengan 29 gol dalam 33 penampilan, ia juga menambahkan sembilan assist.

Seperti apa Info Berita Bola Tentang Pemain Seri A Terbaik?

Paulo Dybala (Juventus)

Itu terus maju dan naik untuk Dybala musim lalu ketika pemain Argentina itu mencatatkan total 26 gol terbaik dalam karirnya dalam 46 penampilan. 22 golnya di Serie A hanya tertinggal Ciro Immobile dan Mauro Icardi, tetapi ia juga menambahkan lima assist. crown303 Judi Online Agen Bola Tepercaya Situs Judi Online
Casino Online
Daftar SBOBET
Daftar Judi Online
Agen Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Main Casino Online Uang Asli
Crown303