post

Karius Masih Tak Bisa Jelaskan Blundernya di Final Liga Champions

Kiper Liverpool, Loris Karius saat ini sedang berusaha memulai kembali kariernya bersama Besiktas. Karius menjalani masa peminjaman selama dua tahun dan berpotensi diakhiri dengan pembelian permanen.

Musim 2017/18 lalu, Karius menjalani musim hebat yang berakhir buruk bersama The Reds. Dia berhasil membantu Liverpool mencapai final Liga Champions dan berhadapan dengan sang juara bertahan, Real Madrid.

Namun laga final tersebut berubah jadi mimpi buruk untuk Karius. Dia membuat dua blunder fatal yang berujung pada dua gol Madrid. Liverpool kalah 1-3 dan mengakhiri musim dengan kekecewaan.

Karius sempat jadi bulan-bulanan kritikus pasca kegagalan tersebut. Dia terus disalahkan atas kegagalan Liverpool. Dan Karius menyadari dia akan selalu menghadapi pertanyaan tersebut

Kepergian Karius ke Besiktas berjalan cepat. Alisson Becker datang ke Anfield dan beberapa hari kemudian Karius memutuskan pergi. Saat ini dia sudah melupakan kegagalan di final Liga Champions tersebut, menurutnya hal itu lebih baik daripada terus memikirkannya.

“Saya tahu bahwa saya mungkin akan dihujani lebih dari seratus pertanyaan soal itu (final Liga Champions), namun saya tak bisa membatalkannya dan saya sudah menyelesaikan masalah itu,” kata Karius di skysports.

“Saya merasa lebih baik melakukannya daripada terus berpikir soal berpa lama final Liga Champions akan bersama saya.”

“Itu adalah musim hebat yang berakhir dengan penutup yang sangat tidak beruntung,” sambung dia.

Lebih lanjut, Karius juga mengaku tak pernah menjalin kontak dengan Sergio Ramos setelah final tersebut. Saat itu terdapat insiden Ramos menyikut Karius yang kabarnya membuat Karius gegar otak dan berakibat pada dua blunder fatal tersebut.

“Saya pikir dia (Ramos) tidak memiliki nomor saya. Dia adalah pemain keras tetapi secara pribadi saya tak punya masalah apa pun dengan dia.”

“Dalam situasi normal, saya benar-benar tidak bisa menjelaskan kesalahan saya,” tandas Karius.