post

Indoneisa Menang Telak Atas malaysia, Inilah Sebabnya

BERITA BOLA – Meski baru berkumpul tiga hari sebelum pertandingan, nyatanya timnas Indonesia mampu meraih hasil maksimal saat menjamu Malaysia di Stadion Manahan Solo, Selasa (6/9) malam. Tim asuhan Alfred Riedl mampu menang dengan skor telak 3-0.
Semua gol kemenangan Indonesia pada pertandingan ini tercipta pada babak pertama. Masing gol lahir dari aksi Boaz Solossa (6 dan 21) serta aksi menawan Irfan Bachdim.

Hasil ini tentu memberikan asa cerah bagi publik sepakbola Indonesia. Meski yang tampil bukan skuat terbaik, Riedl hanya bisa memanggil dua pemain dari satu klub, setidaknya euforia untuk kembali menyaksikan kiprah Indonesia di ajang Piala AFF mendatang sudah terbangun.

Berikut Bola.net sajikan faktor-faktor kunci kemenangan Indonesia atas Harimau Malaysia.

#Pasang Dua Penyerang
Irfan Bachdim dan Boaz Solossa

Seperti yang sudah dikatakan oleh Riedl sebelum pertandingan, Indonesia akan tampil menyerang dengan menurunkan dua penyerang yakni Irfan Bachdim dan Boaz Solossa. Taktik ini terbukti sangat efektif pada laga melawan Malaysia.

Kedua pemain ini bukan tipikal penyerang hanya menunggu bola. Mereka rajin turun mencari bola dan juga tidak segan untuk berduel merebut bola dari lawan. Dua dari tiga gol Indonesia tercipta dari gigihnya kedua pemain ini melakukan pressing.

Boaz sendiri menunjukkan peran yang krusial meski hanya bermain selama 45 menit. Sang kapten boleh dibilang sebagai inspirator permainan Indonesia pada babak pertama.

#Kokohnya Fachruddin
Fachruddin

Sepanjang pertandingan, para pemain Malaysia mampu melepaskan 13 tendangan ke gawang. Namun, hanya ada tiga yang mengenai bidang dan tidak ada yang menjadi gol. Hal ini tentu tidak lepas dari rapatnya ruang di kotak penalti.

Peran Fachruddin Ariyanto layak dikedepankan. Benteng klub Sriwijaya FC ini nampak sulit untuk dilewati oleh para pemain lawan.

Kelebihan paling menonjol dari permainan Fachrudidin adalah kekuatannya dalam berduel di udara. Umpan crossing para pemain Malaysia dari sisi sayap selalu kali kandas di kepala Fachruddin. Dari 10 kali duel udara, ia selalu menang.

#Efektivitas Evan-Bayu
Bayu Pradana dan Evan Dimas Darmono

Tak hanya duet Irfan-Boaz saja yang mencuri perhatian pada pertandingan. Pasangan Bayu Pradana dan Evan Dimas Darmono juga tampil cukup manis. Keduanya merupakan tipikal gelandang yang bermain taktis dan tak begitu suka meliuk-liuk dengan bola.

Keduanya memiliki catatan umpan yang sangat efektif. Dalam catatan Labbola, hingga menit ke-60, akurasi umpan keduanya sangat tinggi.
Keduanya memiliki potensi untuk bermain lebih baik lagi pada kesempatan selanjutnya. Bayu bisa lebih fokus menjaga kedalaman. Sementara Evan harus lebih berani maju untuk membangun serangan dan sesekali merangsek masuk ke kotak penalti.

#Semangat Para Debutan
Semangat Para Debutan

Riedl mengambil resiko yang besar pada pertandingan ini. Ia tak bisa berbuat banyak karena stok pemain yang terbatas. Ia hanya bisa memanggil dua pemain dari klub. Akhirnya, muncullah beberapa debutan dalam skuat pilihan Riedl.

Dari line-up pemain, ada tiga pemain yang mendapatkan laga debutnya. Mereka yakni Bayu Pradana, Abdul Rahman, dan Yanto Basna.

Semangat besar mereka untuk mengukir debut manis bersama timnas membawa energi yang positif. Mereka juga mampu bekerja dengan baik dengan para pemain yang lebih berpengalaman seperti Boaz dan Andik Vermansyah.

#Dukungan Penonton
supporterindo

Tak salah keputusan PSSI memilih menggelar pertandingan di Stadion Manahan, Solo. Para pecinta sepakbola di Solo memenuhi janji mereka sebelum pertandingan untuk memenuhi stadion dan memberikan dukungan penuh pada Andik Vermansyah dan kolega.

Selain dari beragam lagu-lagu pengobar semangat yang terus berkumandang selama 90 menit, atmosfer menakjubkan juga dihadirkan oleh suporter Solo lewat koreografi yang mereka tampilkan.

Tepat setelah peluit pertandingan babak kedua berbunyi, para suporter Solo langsung menyuguhkan aksi koreografi. Tak hanya di satu sisi tribun, melainkan di juga beberapa sisi lain.

Salah satu yang menarik adalah tampilnya koreografi bendera Palestina.

#Dua Bek Sayap
Abdul Rahman

Setelah membahas beberapa faktor kunci keberhasilan Indonesia, tidak ada salahnya jika juga membahas beberapa titik lemah dari pasukan Alfred Riedl.

Indonesia memang tidak kebobolan, tapi bukan berarti lini belakangan tidak memiliki masalah. Abdul Rahman dan Benny Wahyudi masih belum bisa tampil optimal. Bagi Abdul Rahman, ini adalah pertandingan debutnya.

Serangan Malaysia selalu mengincar kedua sisi yang dijaga mereka. Kerapkali baik Benny maupun Rahman mampu ditembus oleh para pemain lawan. Pun begitu saat Riedl mencoba memasukkan Abduh Lestaluhu.

Ada beberapa pemain yang mungkin bisa menjadi opsi bagi Riedl untuk memperbaiki sisi ini. Johan Alfarizi (Arema Cronus), Ricky Fajrin (Bali United) hingga Putu Gede Juni Antara bisa dicoba untuk kesempatan selanjutnya.

#Opsi Lain Posisi Penyerang
Posisi Penyerang

Duet Boaz Solossa dan Irfan Bachdim terbukti tampik impresif. Tak hanya dilihat dari perolehan golnya, tapi juga assists. Boaz memberi satu assists untuk Irfan pun begitu juga sebaliknya, Irfan memberikan satu assists untuk Boaz.

Hanya saja, Indonesia tampak sulit memberikan ancaman ke gawang Malaysia saat kedua pemain ini keluar. Lerby Eliyandry yang ditampilkan pada babak kedua masih belum maksimal. Penyerang Pusamania Borneo FC ini nampak kesulitan menembus ketatnya pertahanan lawan.

Beberapa opsi yang bisa dicoba oleh Riedl adalah Dendy Sulistiawan (Persela Lamongan), Ferdinand Sinaga (PSM Makassar) dan jangan lupakan begitu saja sosok penyerang gaek Cristian Gonzales dari Arema Cronus.

#Pola Permainan Belum Tampak
Riedl

Indonesia memang menang dengan skor yang telak, tiga gol tanpa balas. Namun, secara permainan Tim Garuda masih belum menunjukan pola permainan yang jelas. Masih kerap melakukan serangan sporadis dan mengandalkan aksi individu.

Filosofi permainan Riedl yang mengandalkan umpan pendek masih belum terlihat.

Namun, hal ini bisa terkikis jika Riedl mendapatkan kesempatan lebih banyak berinteraksi dengan para pemain pilihannya. Tak mungkin Riedl bisa menerapkan apa yang ada dalam imajinasinya jika tim berkumpul tiga hari jelang pertandingan.

post

Bahkan Dalam Game Sepakbola Ronaldo Dibuat Lebih Baik Dari Messi

BERITA BOLA – Ada banyak penggemar sepakbola dan juga video game ‘FIFA’ bertanya-tanya mengapa Lionel Messi mendapatkan rating yang lebih rendah dari Cristiano Ronaldo di game terbaru ‘FIFA 17’.

 

Pasalnya, tiap tahun kedua pemain ini selalu bersaing untuk memperebutkan gelar pemain terbaik.

Dan menurut laporan yang diturunkan oleh Sport, ada alasan di balik hal tersebut, yang ternyata sama sekali tidak ada hubungannya dengan kualitas teknik Messi di atas lapangan.

 

Barcelona dan Konami, perusahaan kreator seri game sepakbola PES (Pro Evolution Soccer), telah meraih kata sepakat dengan Barcelona dan perusahaan Jepang itu kini resmi jadi partner klub Catalan selama tiga tahun mendatang.

 

Dan mengingat FIFA dan PES belakangan selalu bersaing untuk menjadi game sepakbola terbaik dalam beberapa tahun terakhir, maka tidak sulit untuk memahami mengapa FIFA akhirnya memutuskan untuk ‘menghukum’ Messi dengan memberikannya rating lebih rendah dari Ronaldo.

 

Messi sendiri dalam beberapa tahun terakhir tak pernah absen di sampul depan FIFA dan baru tahun ini digantikan oleh Marco Reus. FIFA melihat Messi sebagai sosok pemain yang kini justru akan mengurangi kekuatan merek dagang mereka, dan memutuskan untuk membuatnya lebih ‘lemah’ di dalam game.

 

post

Daftar Pemain Yang Kembali Ke Mantan Klub Di musim Ini

BERITA BOLA – Bursa transfer musim panas 2016/2017 telah resmi ditutup dan beberapa kejutan terjadi di hari terakhir sebelum penutupan. Salah satu transfer yang menarik adalah kembalinya David Luiz ke Chelsea.

Defender Brasil itu menjadi pemain terakhir yang memutuskan kembali memperkuat mantan klubnya. Selain Luiz masih ada beberapa pemain yang melakukan hal serupa di musim panas ini.
Mats Hummels1Mats Hummels
Hummels merupakan pemain didikan akademi Bayern Munchen dan sempat menembus tim utama pada tahun 2007. Ia lantas memutuskan pindah ke Borussia Dortmund lantaran tak banyak mendapatkan kesempatan bermain di Allianz Arena.
Hummels kemudian berhasil menjelma menjadi salah satu bek terbaik di Eropa selama memperkuat Dortmund. Ia akhirnya kembali ke Bayern di musim panas ini setelah membela Dortmund selama delapan tahun.
Paul PogbaPaul Pogba
Juventus mendapatkan Pogba secara gratis dari Manchester United pada tahun 2012. Karir pemain Prancis itu di Turin berkembang pesat dan ikut membantu Bianconeri meraih empat gelar Serie A secara beruntun.
Setelah empat musim yang penuh gelar di Italia, Pogba akhirnya pulang ke Old Trafford di musim panasini. Setan Merah menebus Pogba dari Juventus dengan memecahkan rekor transfer dunia.

 

Mario Gotze1Mario Gotze
Gotze ikut memenangkan dua gelar Bundesliga pada periode pertamanya membela Borussia Dortmund. Ia kemudian pindah ke Bayern Munchen pada tahun 2013 dengan status pemain Jerman termahal kala itu.
Namun, karir Gotze di Allianz Arena kurang begitu sukses karena kerap menghuni bangku cadangan. Setelah sempat dikaitkan dengan beberapa klub Premier League, Gotze memilih kembali ke Dortmund.

 

Alvaro MorataAlvaro Morata
Morata tak banyak mendapatkan tempat ketika di Real Madrid. Hal itu kemudian dimanfaatkan Juventus untuk memboyongnya ke Turin pada tahun 2014.
Pemain berusia 23 tahun itu menjadi andalan di lini depan Juventus dan karirnya semakin berkembang pesat selama dua tahun di Italia. Morata kemudian kembali ke Santiago Bernabeu setelah Los Blancos mengaktifkan klausul pembelian kembali sang pemain.

 

tomas rosickyTomas Rosicky
Rosicky memulai karirnya di Sparta Praha sebelum pindah ke Borussia Dortmund pada tahun 2001. Arsenal kemudian memboyong Rosicky setelah bermain di Bundesliga selama lima tahun.
Rosicky menghabiskan waktunya di London cukup lama meski sebagian besar karirnya diganggu oleh cedera. Ia kemudian kembali ke Praha setelah kontraknya di Arsenal tidak diperpanjang.

 

David LuizDavid Luiz
Luiz pertama kali datang ke Chelsea pada tahun 2011 setelah ditransfer dari Benfica. Ia menikmati kesuksesan besar bersama The Blues dengan memenangkan trofi Liga Champions dan Liga Europa.
Defender Brasil itu kemudian pindah ke PSG pada tahun 2014 dengan status defender termahal. Ia menghabiskan dua tahun yang penuh gelar di Prancis sebelum akhirnya kembali ke Stamford Bridge di musim panas ini.

post

14 Daftar Pemain Yang Enggan Masuk Ke Primer League Musim Ini

BERITA BOLA – Premier League sering disebut-sebut sebagai liga terbaik di dunia. Bahkan klub-klub di sana bisa menawarkan gaji yang lebih tinggi dan biaya transfer yang lebih besar.

Namun, ternyata tidak semua pemain tertarik bergabung dengan klub Premier League dan sudah menolak datang ke sana untuk bermain di liga yang lain. Berikut ini adalah 14 pemain yang telah melakukan hal tersebut di musim panas ini.

36A26CCB00000578-3714485-image-a-32_1469791809043
Andre Gomes
Dari: Valencia
Ke: Barcelona
Pemain yang satu ini baru saja mengantarkan Portugal menyabet trofi Euro 2016. Ia juga sempat menjadi incaran sejumlah klub Premier League seperti Manchester United dan Chelsea. Namun, gelandang berusia 23 tahun itu memutuskan bermain bersama Lionel Messi di Barcelona.
Mats Hummels
Mats Hummels
Dari: Borussia Dortmund
Ke: Bayern Munchen
Hummles memutuskan meninggalkan Borussia Dortmund dan kembali ke klub lamanya Bayern Munchen. Jurgen Klopp tak berhasil mendatangkan mantan anak buahnya ini ke Liverpool. Sementara itu, Manchester United tak bisa memberikan Liga Champions kepada pemain yang bersangkutan.
Renato Sanches
Renato Sanches
Dari: Benfica
Ke: Bayern Munchen
Bayern Munchen berhasil memenangkan perburuan Sanches dari Manchester United. Jose Mourinho sebenarnya menginginkan pemain Portugal itu tapi mungkin ceritanya bakal lain jika ia sudah menjadi manajer MU pada saat negosiasi.
Mario Gotze
Mario Gotze
Dari: Bayern Munchen
Ke: Borussia Dortmund
Gotze sempat diberitakan bakal hijrah ke Premier League. Terlebih manajer Jurgen Klopp ingin bereuni dengan Gotze di Liverpool. Namun, Gotze memutuskan tetap bertahan di Bundesliga dengan kembali ke Borussia Dortmund.
Jeffrey Bruma WolfsburgJeffrey Bruma
Dari: PSV Eindhoven
Ke: WolfsburgBruma merupakan mantan pemain Chelsea dan Antonio Conte ternyata menginginkan pemain Belanda itu kembali ke Stamford Bridge di musim panas ini. Namun, Bruma rupanya punya alasan kuat untuk menolak tawaran The Blues dan memilih Wolfburg sebagai pelabuhan karir selanjutnya.
Miralem PjanicMiralem Pjanic
Dari: AS Roma
Ke: JuventusPjanic merupakan salah satu gelandang terbaik di Serie A dan sempat dikaitkan dengan Manchester United dan Chelsea. Namun, pemain Serbia itu akhirnya memilih pindah ke Juventus sebelum transfer Paul Pogba terjadi.
Gonzalo HiguainGonzalo Higuain
Dari: Napoli
Ke: Juventus
Arsenal mencari striker berkualitas di musim panas ini dan Higuain masuk sebagai salah satu target. Namun, mantan bomber Real Madrid itu tetap bertahan di Serie A dengan menyeberang ke klub rival Juventus mengaktifkan klausul rilisnya.
Alvaro MorataAlvaro Morata
Dari: Juventus
Ke: Real Madrid
Morata kembali ke Santiago Bernabeu agar Real Madrid bisa menjualnya ke Arsenal atau Chelsea. Namun, pemain asal Spanyol itu justru lebih senang memperjuangkan tempatnya di Madrid ketimbang terbang ke Inggris.
Gabriel BarbosaGabriel Barbosa
Dari: Santos
Ke: Inter Milan
Barbosa merupakan wonderkid asal Brasil yang diincar banyak klub Eropa. Manchester United, Chelsea dan Leicester City berminat kepada pemain yang dilabeli ‘Next Neymar’ tersebut. Namun, pemain berusia 20 tahun itu memilih berlabuh di Serie A bersama Inter Milan.
Joao MarioJoao Mario
Dari: Sporting Lisbon
Ke: Inter Milan
Sama seperti Barbosa, Joao Mario memilih raksasa Serie A tersebut meski Chelsea, Manchester United dan Liverpool berminat. Inter Milan sudah mengincar sang pemain sebelum mengantarkan Portugal menjuarai Euro 2016.

 

MADRID, SPAIN - JANUARY 30:  Raphael Varane of Real Madrid celebrates after score during the Copa del Rey Semi-Final first leg match between Real Madrid CF and FC Barcelona at Estadio Santiago Bernabeu on January 30, 2013 in Madrid, Spain.  (Photo by Angel Martinez/Real Madrid via Getty Images)

Raphael Varane
Real MadridJose Mourinho dikabarkan siap menaikkan gaji Varane dua kali lipat apabila bergabung dengannya di Manchester United. Namun, pemain Prancis itu sama sekali tak tergoda dan memutuskan berjuang mendapatkan tempat di Real Madrid.

Dinamo ZagrebAnte Coric
Dinamo Zagreb
Pemain berusia 19 tahun ini sebenarnya hampir bergabung dengan Liverpool. Namun, Coric memutuskan membatalkan tes medis di Anfield tetap bermain di Liga Champions. Coric dikabarkan juga sudah menolak tawaran Manchester City di musim panas ini.

Carlos BaccaCarlos Bacca
AC Milan
Bacca merupakan salah satu incaran West Ham dan kedua belah pihak sudah melakukan proses negosiasi. Namun pemain Kolombia itu akhirnya memutuskan tetap bertahan di AC Milan.
ChateaurouxJean-Philippe Mateta
Chateauroux
Mateta sempat ingin dibawa ke Premier League oleh Tottenham. Namun, pemain berusia 19 tahun itu menolak datang ke White Hart Lane karena tidak mau perkembangannya terganggu lantaran pindah ke negara lain di usia yang sangat muda.

post

Daftar Pemain-pemain Terbaik Diatas Usia 30’an

BERITA BOLA – Usia bisa jadi faktor yang sangat penting bagi pemain sepakbola. Oleh karena itu, banyak pesepakbola yang mulai cemas ketika sudah menginjak usia 30 tahun ke atas.

 

Usia 30 tahun ke atas memang dianggap sebagai fase akhir dari para pesepakbola. Pasalnya di usia itu, para pemain mulai banyak mengalami penurunan seperti dalam hal kecepatan.
Namun, tidak sedikit saat ini pemain yang justru masih mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya ketika usia mereka menginjak 30 tahun ke atas. Berikut ini 10 pemain top di usia 30 tahun ke atas.

Petr Cech_diobolaPetr Cech.

Klub: Arsenal
Usia: 34
Cech merupakan salah satu kiper terbaik di Premier League. Pemain asal Republik Ceko itu mempunyai segudang pengalaman bermain di kompetisi kasta tertinggi sepakbola Inggris.
Cech pernah meraih kesuksesan besar dengan meraih berbagai macam gelar bersama Chelsea. Ia kini menjadi andalan di bawah mistar gawang Arsenal.

Dani-Alves-diobolaDani Alves.

Klub: Juventus
Usia: 33
Dani Alves memutuskan meninggalkan Barcelona setelah bermain delapan tahun di sana dan meraih berbagai macam gelar. Ia kemudian memilih Juventus sebagai pelabuhan karir selanjutnya.
Alves pernah memenangkan tiga trofi Liga Champions selama memperkuat Barcelona. Pemain Brasil itu tentunya berharap bisa melakukannya lagi bersama Juventus.

Santi Cazorla_diobolaSanti Cazorla.

Klub: Arsenal
Usia: 31
Cazorla bergabung dengan Arsenal sejak tahun 2012. Pemain Spanyol itu merupakan salah satu pemain yang sangat diandalkan oleh Arsene Wenger. Wenger menganggap Cazorla sebagai pemain yang cukup berpengalaman sehingga tak ragu untuk menjadikannya kapten ketiga The Gunners. Selama memperkuat Arsenal, Cazorla sudah memenangkan dua trofi Piala FA.

 

pepe-diobolaPepe.

Klub: Real Madrid
Usia: 33
Bek Portugal ini sudah menjadi bagian dari skuat Real Madrid sejak tahun 2007. Ia telah menjadi pemain penting di Santiago Bernabeu dan dicintai oleh para pendukung klub.
Kontrak Pepe bersama Los Blancos hanya tinggal menyisakan satu tahun lagi. Namun, mantan pemain Porto itu masih berjuang untuk mendapatkan kontrak baru.

Philipp Lahm diobolaPhilipp Lahm.

Klub: Bayern Munchen
Usia: 32
Lahm dianggap sebagai salah satu fullback terbaik dari generasinya. Ia telah memenangkan banyak gelar bersama Bayern Munchen dan juga Piala Dunia ketika membela timnas Jerman.
Lahm sudah memutuskan pensiun dari kancah internasional sehingga bisa mencurahkan seluruh tenaganya di level klub. Kapten Bayern itu ingin meraih kesuksesan yang sama di bahwa asuhan pelatih baru Carlo Ancelotti.

Gianluigi Buffon-diobolaGianluigi Buffon.

Klub: Juventus
Usia: 38
Buffon merupakan salah satu kiper terbaik di Italia bahkan dunia. Meski usianya sudah menginjak 38 tahun, Buffon masih menjadi andalan Juventus dan timnas Italia.
Buffon selalu tampil konsisten ketika menjalankan tugasnya di bawah mistar gawang. Mantan pemain Parma itu saat ini masih memenang rekor kiper termahal dunia.

 

Andres Iniesta-diobolaAndres Iniesta.

Klub: Barcelona
Usia: 32
Andres Iniesta telah menjadi salah satu sosok kunci bagi Barcelan dan sepakbola Spanyol. Gelandang andalan Barca itu juga bisa dibilang menjadi salah satu pemain tersukses di dunia.
Iniesta sudah memenangkan 29 gelar selama memperkuat Barcelona. Ia juga menyabet trofi Piala Dunia (2010) dan Euro (2008 dan 2012) ketika membela negaranya.

Xabi Alonso-diobolaXabi Alonso.

Bayern Munchen
Usia: 34
Usia tua tidak menghambat Alonso untuk tetap tampil apik. Terbukti, ia masih bermain di level tertinggi bersama Bayern Munchen.
Pemain asal Spanyol itu telah memenangkan banyak gelar bersama Liverpool, Real Madrid dan Bayern. Alonso juga sukses ketika membela Tim Matador dengan mempersembahkan satu trofi Piala Dunia dan dua trofi Euro.

Zlatan Ibrahimovic_diobolaZlatan Ibrahimovic

Klub: Manchester United
Usia: 34
Manchester United memang tidak salah mendatangkan Ibrahimovic di musim panas ini. Pemain Swedia itu langsung memberikan dampak yang besar di Old Trafford.
Ibrahimovic memang sering mempersembahkan gelar bersama tim yang dibelanya. Ia kini diharapkan bisa mengembalikan kejayaan Setan Merah.

Portugal's Cristiano Ronaldo celebrates winning the UEFA Euro 2016 Final at the Stade de France, Paris. PRESS ASSOCIATION Photo. Picture date: Sunday July 10, 2016. See PA story SOCCER Final. Photo credit should read: Joe Giddens/PA Wire. RESTRICTIONS: Use subject to restrictions. Editorial use only. Book and magazine sales permitted providing not solely devoted to any one team/player/match. No commercial use. Call +44 (0)1158 447447 for further information.

Cristiano Ronaldo.

Klub: Real Madrid
Usia: 31
Musim 2015/16 merupakan salah satu musim terbaik Ronaldo. Ia berhasil memenangkan trofi Liga Champions dan kemudian dilanjutkan dengan menyabet Euro 2016 bersama Portugal.
Bintang Real Madrid itu baru saja mendapatkan penghargaan Pemain Terbaik Eropa 2016. Namun, Ronaldo belum terlihat di lapangan lantaran masih menjalani pemulihan cedera.

 

post

Isco Tolak Juventus

Isco belum lama ini mengatakan tidak pada Juventus yang memberikannya penawaran untuk bermain di Serie A. Pemain yang juga sempat dilirik oleh Milan itu justru menegaskan bahwa ia ingin bertahan di klub dan berusaha mendapatkan kontrak baru dari Real Madrid, menurut AS.

 

Madrid sendiri berniat untuk mempertahankan Isco, sebagaimana yang ditegaskan oleh manajer Zinedine Zidane di pra-musim. Namun hal tersebut sepertinya tak membuat Juventus gentar dan mencoba menawarkan uang senilai 40 juta euro untuk pemain Spanyol, yang dianggap mampu menggantikan peran Paul Pogba di Turin.

 

Namun demikian, Isco sepertinya sudah menolak dan lebih memilih membela Los Blancos, usai mencatat start yang cukup lumayan musim ini. Ia diturunkan sebagai starter di duel Piala Super Eropa melawan Sevilla dan masuk sebagai pemain pengganti di pertandingan perdana melawan Real Sociedad di La Liga.

 

Meski begitu, Isco dikabarkan hanya akan menjadi pilihan keempat manajer Zidane untuk memperkuat lini tengah Madrid musim ini dan bisa jadi hal tersebut bakal membuat pikiran sang pemain berubah mengenai masa depannya di Bernabeu.

 

Madrid sendiri bersiap menghadapi Celta Vigo di laga kedua mereka di La Liga akhir pekan ini.

 

post

Pembelaan Conte Atas Diego Costa

BERITA BOLA – Conte: Saya Tak Mengerti Kritik pada Costa

 

Manajer Chelsea, Antonio Conte, mengungkap bahwa ia tidak mengerti mengapa Diego Costa kerap dikritik atas apa yang ia lakukan di atas lapangan.

Pemain Spanyol mendapat kartu kuning di dua laga perdananya di Premier League, dan ada banyak yang percaya bahwa sang striker harusnya mendapat kartu merah di dua pertandingan tersebut.

 

Namun Conte mengatakan pada Goal International: “Saya tidak mengerti pada pemain atau manajer lain atau media yang mengatakan hal buruk mengenai dirinya.”

vllkyt669v6imksne.3c79064c
“Diego harus fokus pada pertandingan. Karena bagi saya, hal terpenting adalah pertandingan – amat penting untuk memberi perhatian, karena dia adalah pemain penting dan ia bisa mencetak banyak gol dan saya ingin dia fokus pada permainan dan tidak memikirkan situasi yang lain.”

 

“Karena ini tidak bagus untuk dirinya, untuk saya, untuk Chelsea atau fans. Saya kira untuk Liga Inggris, ini juga tidak bagus.”

 

“Apakah saya sudah berbicara dengannya mengenai ini? Ya, saya coba bicara dengan semua pemain – semuanya dan juga secara individu dan amat penting punya hubungan seperti ini. Namun ketika saya bicara dengan mereka, saya akan merahasiakan apa yang kami bicarakan.”

 

post

De Gea Akhirnya Terlepas dari Tuduhan Kasus Pelecehan Seksual

BERITA BOLA – Kiper Manchester United, David de Gea, takkan menjalani proses peradilan terkait kasus pelecehan seksual yang menyeret namanya.

Sebelum Euro 2016, kiper Spanyol dituding oleh seorang pekerja seks komersial, yang dirahasiakan namanya, mengadakan sebuah pesta seks dengan dua orang kawannya dan juga pemain Spanyol lainnya, yang kemudian menyerang sang PSK di 2012 silam.

 

Namun laporan yang diturunkan oleh Interviu belum lama ini mengatakan bahwa De Gea tidak akan mendapatkan konsenkuensi hukum apapun, terkait insiden yang sempat ia bantah tersebut.

De Gea mengatakan bahwa ia tidak melakukan kesalahan apapun, meski sebelumnya ada banyak desakan untuk memulangkan sang pemain dari markas latihan Spanyol di Euro 2016 di Prancis.

 

Namun laporan terbaru menyebutkan bahwa hubungan seksual yang terjadi dalam kasus ini merupakan tindakan yang disepakati oleh kedua pihak dan pemain yang terlibat di dalamnya tidak akan menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

 

Selain De Gea, striker Athletic Bilbao, Iker Muniain, dan seorang pemain La Liga lainnya, dituding mengadakan pertemuan dengan seorang PSK di sebuah hotel bintang lima di Madrid.

Namun sang PSK dianggap tidak bisa memberikan bukti yang cukup kuat atas tudingannya dan kasus yang bersangkutan sepertinya tidak akan berlanjut ke meja hijau

Legenda liverpool John Barnes punggung acara Jurgen Klopp dari kekuatan dalam mengirim Mamadou Sakho rumah

Agen bola terpercaya

 

Bek Prancis itu dikirim pulang dari tur pra-musim klub Amerika Serikat awal pekan ini karena miskin waktu-menjaga nya.
Barnes percaya bahwa segera mengirim pesan ke seluruh skuad.

“Manajer perlu mengingat bahwa otonomi,” kata mantan pemain internasional Inggris, yang berbicara di Silverstone Classic dalam mendukung Kanker Prostat UK.
“Manajer perlu mengingat bahwa kekuatan untuk kemudian mengatakan jika ‘Saya mengambil keputusan untuk menjatuhkan seseorang atau mengirim mereka pulang atau memberitahu seseorang off maka Anda akan harus kembali saya’ – dan para fans lakukan.

“Ada manajer tertentu, (Jose) Mourinho, (Antonio) Conte, (Pep) Guardiola, Jurgen Klopp, mereka dapat mengambil keputusan dan para fans akan mendukung mereka.
“Itu tidak terjadi di masa lalu. Pemain telah terlalu kuat di Agen bola terpercaya klub di masa lalu di mana hal-hal yang tidak beres dan Anda menyalahkan manajer.”

Barnes, yang kehilangan ayahnya sendiri untuk kanker prostat, menambahkan: “Kami tidak akan menyalahkan Guardiola, fans Liverpool tidak akan menyalahkan Jurgen Klopp, dan saat itulah para pemain akan perlu untuk mengambil tanggung jawab dan akuntabilitas untuk pertunjukan buruk karena ketika mereka bermain buruk kita tidak akan mengatakan yang ‘Jurgen ini kesalahan’, dan itulah Agen bola terpercaya yang telah terjadi. “

Sourav Ganguly tiga perintah untuk India menjelang Antigua Uji

Agen Bola Terpercaya

Antigua 2002. Sebuah tim India dipimpin oleh Sourav Ganguly menatap imbang menjemukan. Tapi pemain tertentu dalam timnya memutuskan tidak waktu untuk berbaring rendah. Bahkan ketika rahangnya yang terluka.
Melawan tim Hindia Barat mengamuk, yang memiliki empat perwira di peringkatnya akhirnya, dan di lapangan datar, di datang Anil Kumble dengan balutan sekitar wajahnya dan terpesona 14 overs berturut-turut dengan satu gawang dari Brian Lara tertentu. ( India yang seimbang baik dari Hindia Barat: Sourav Ganguly ke India Today )
Sekarang sebagai pelatih tim India dipimpin oleh Virat Kohli, Uji pertama Anil Kumble akan dimulai di tempat yang sama – meskipun tanah yang berbeda. Orang yang mengawasinya mangkuk hatinya, Sourav Ganguly berbagi tiga perintah-Nya untuk menang di Karibia.
Virat Kohli
“Sebagai kapten dia harus bersabar dan memilih XI bermain sesuai dengan permukaan yang dapat berbeda sedikit di Hindia Barat. Spinners akan menjadi kunci baginya dan jika diberi kesempatan, ia harus melihat ke kelelawar pertama,” kata Ganguly. ( India, Hindia Barat wajah kontras tantangan di seri mendatang )
batsmen
“India line-up penuh batsmen sangat baik dan berbakat. Mereka harus siap untuk kelelawar pertama dan mengenakan total besar pertama babak,” terasa Ganguly. ( India harus menang besar vs Hindia Barat untuk menghindari kehilangan poin )
Bowlers
Bowlers cepat harus tetap sabar karena wickets cenderung datar. Pemintal akan sangat penting sebagai wickets akan berubah dan di antara mereka R Ashwin yang harus fokus pada garis yang baik di luar dari tunggul. ( Anil Kumble menuntut kriket membosankan dari Virat Kohli ini India )
Sourav menambahkan meskipun, “Saya tidak melihat Kumble akan dengan lima Bowlers dalam Test pertama. Ini rangkaian panjang dan tim tidak akan ingin mengambil risiko dalam Test pertama itu sendiri. Terutama, karena kita juga mendengar mungkin ada rumput di lapangan Antigua. “