post

Hasil dan Klasemen Sementara Liga Italia, Inter Taklukkan AS Roma

Tiga pertandingan pekan kedua Liga Italia telah digelar pada Sabtu (26/8/2017) malam dan Minggu (27/8/2017) dini hari WIB.

Pekan kedua Liga Italia dibuka oleh kemenangan Bologna 1-0 atas tim promosi Benevento.

Gol tunggal kemenangan Bologna dicetak oleh gelandang asal Ghana, Godfred Donsah, pada menit ke-55.

Sementara itu, pada dua pertandingan lainnya, dua klub besar Italia berhasil melakukan comeback setelah tertinggal terlebih dahulu atas lawan mereka.

Juventus berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal terlebih dulu 0-2 oleh Genoa sebelum akhirnya menang 4-2 melalui hat-trick Paulo Dybala dan satu gol Juan Cuadrado.

Pertandingan terakhir mempertemukan dua tim besar Italia, AS Roma dan Inter Milan, di Stadion Olimpico.

Sempat Unggul terlebih dahulu lewat Edin Dzeko, AS Roma harus menerima kekalahan pertama mereka dalam sembilan tahun terakhir atas Inter Milan di Olimpico dengan skor 1-3 setelah Mauro Icardi mencetak dua gol.

Adapun satu gol Inter lagi dicetak oleh Matias Vecino.

Hasil ini membuat Juventus berada di peringkat pertama klasemen sementara dengan dibayangi oleh Inter di peringkat kedua.

Keduanya memiliki dengan poin sama, yaitu enam angka, tetapi Juventus unggul selisih gol dan disusul oleh Bologna di posisi ketiga dengan koleksi empat poin.

Benevento 0-1 Bologna (Godfred Donsah 55).

Genoa 2-4 Juventus (Miralem Pjanic 1; Andey Galabinov 7 (pen); Paulo Dybala 14, 45+3 (pen), 90+2; Juan Cuadrado 62).

AS Roma 1-3 Inter Milan (Edin Dzeko 15; Mauro Icardi 67, 77; Matias Vecino 87)

post

Hasil Pertandingan AS Roma 1 – 3 Inter Milan

diobola.com – Icardi Dua Gol, Perisic Dua Assist, Inter Sungkurkan Roma

Grande partita AS Roma kontra Inter Milan tersaji di Stadio Olimpico pada giornata 2 Serie A 2017/18, Minggu (27/8). Inter menang 3-1 dan membawa pulang poin maksimal. Mauro Icardi dan Ivan Perisic memberikan kontribusi yang sangat besar.

Roma unggul melalui Edin Dzeko, sang Capocannoniere musim lalu, yang membobol gawang Samir Handanovic dengan tembakan voli dari dalam kotak pada menit 15. Inter berbalik menang lewat dua gol pertama Icardi di Olimpico pada menit 57 dan 77. Matias Vecino lalu mencetak gol ketiga Inter di menit 87.

Gol penyama kedudukan Icardi tercipta dari assist Antonio Candreva. Perisic merancang assist untuk dua gol Inter lainnya.

Di pekan pembuka, Roma besutan pelatih baru Eusebio Di Francesco bersusah payah menang 1-0 lewat tendangan bebas Aleksandar Kolarov di kandang Atalanta. Sementara itu, Inter yang kini dilatih eks Roma Luciano Spalletti mengawali musim dengan kemenangan 3-0 atas tim kuat Fiorentina melalui dua gol Icardi dan satu gol Perisic.

Baru pekan kedua, Roma dan Inter sudah harus saling bentrok. Laga seru tersaji di ibu kota.

Tempo permainan sudah cukup cepat di menit-menit awal. Inter dengan gencar mencoba membangun serangan lewat Candreva dan Ivan di kedua sayap, tapi Roma lah yang berhasil mencetak gol pertama.

Radja Nainggolan menunjukkan kelasnya dengan melepas sebuah operan chip yang melewati barisan pertahanan Inter menuju jalur lari Dzeko. Lolos dari perangkap offside, Dzeko mengontrol bola dengan dada, lalu menuntaskannya dengan tembakan voli first-time ke tiang dekat.

Dengan gol pembuka itu, berarti Dzeko sudah mencetak 17 gol dalam 19 penampilan terakhirnya di Serie A.

Inter menang penguasaan bola di babak pertama, tapi Roma lebih unggul jumlah tembakan. Upaya Kolarov dan Nainggolan bahkan digagalkan tiang gawang. Inter, terutama lewat Icardi dan Candreva, tak mampu menyamakan kedudukan hingga jeda.

Spalletti mengganti Gagliardini dengan Joao Mario di awal babak kedua. Nagatomo menyusul keluar tak lama berselang, digantikan oleh Dalbert. Di kubu tuan rumah, Stephan El Shaarawy masuk menggantikan Defrel dan nyaris langsung memberikan dampak instan namun tendangan lobnya dihalau Dalbert dengan overhead kick clearance.

Inter akhirnya bisa menyamakan kedudukan di menit 67. Diawali operan Candreva, Icardi menaklukkan Alisson dengan sebuah turn and finish yang brilian. Ini adalah gol pertama Icardi di Olimpico.

Inter menang penguasaan bola di babak pertama, tapi Roma lebih unggul jumlah tembakan. Upaya Kolarov dan Nainggolan bahkan digagalkan tiang gawang. Inter, terutama lewat Icardi dan Candreva, tak mampu menyamakan kedudukan hingga jeda.

Spalletti mengganti Gagliardini dengan Joao Mario di awal babak kedua. Nagatomo menyusul keluar tak lama berselang, digantikan oleh Dalbert. Di kubu tuan rumah, Stephan El Shaarawy masuk menggantikan Defrel dan nyaris langsung memberikan dampak instan namun tendangan lobnya dihalau Dalbert dengan overhead kick clearance.

Inter akhirnya bisa menyamakan kedudukan di menit 67. Diawali operan Candreva, Icardi menaklukkan Alisson dengan sebuah turn and finish yang brilian. Ini adalah gol pertama Icardi di Olimpico.

Tak berhenti sampai di situ, Icardi membawa Inter membalikkan keadaan dengan gol keduanya memanfaatkan umpan tarik Perisic dari sisi kiri pada menit 77.

Di menit 87, lagi-lagi berselang 10 menit dari satu gol ke gol lainnya, Inter membobol gawang Roma untuk ketiga kalinya. Prosesnya hampir sama dengan gol kedua. Perisic melepas umpan manis dari sisi kiri ke daerah berbahaya, dan kali ini Vecino yang menuntaskannya.

Dengan gol perdana Vecino untuk Inter itu, praktis berakhir pula perlawanan Roma. Spalletti sukses membawa Inter ‘merampok’ tiga poin dari mantan klubnya. Kesuksesan ini juga berkat kontribusi Icardi dengan dua gol dan Perisic dengan dua assist.

Berikutnya, setelah jeda internasional, Roma akan tandang ke markas Sampdoria. Sementara itu, pada giornata 3 tersebut, Inter akan menjamu SPAL di Giuseppe Meazza.

Roma: Alisson; Juan Jesus (kuning 22), Manolas, Fazio, Kolarov; Nainggolan, De Rossi (Under 83), Strootman; Defrel (El Shaarawy 63), Dzeko, Perotti (Tumminello 91).

Inter: Handanovic; D’Ambrosio, Skriniar, Miranda, Nagatomo (Dalbert 56); Gagliardini (Mario 46), Vecino; Candreva (kuning 19) (Cancelo 84), Borja Valero, Perisic; Icardi.

Statistik Roma – Inter
Ball possession: 49% – 51%
Shots: 17 – 12
Shots on target: 3 – 7
Kartu kuning: 1 – 1
Kartu merah: 0 – 0.

post

Hasil Pertandingan Genoa 2 – 4 Juventus

diobola.com – Hattrick Dybala Inspirasi Comeback La Vecchia Signora

Juventus menghadapi tuan rumah Genoa di giornata 2 Serie A 2017/18, Sabtu (26/8). Sempat tertinggal dua gol hanya dalam kurun waktu tujuh menit sejak kick-off, Juventus berbalik menang 4-2. Paulo Dybala menginspirasi comeback win kubu La Vecchia Signora dengan hattrick-nya.

Continue reading

post

Rekrut Dembele, Barcelona Pecahkan Rekor Transfer

FC Barcelona memecahkan rekor transfer klub ketika menggaet Ousmane Dembele dari Borussia Dortmund, Jumat (25/8/2017).

Dilansir dari situs resmi klub, sosok asal Perancis itu meneken kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2022.

Barcelona juga menetapkan klausul pelepasan Dembele seharga 400 juta Euro.

Adapun untuk harga pembelian pemain berusia 20 tahun itu mencapai 105 juta euro (setara Rp 1,66 triliun) ditambah bonus.
Nominal tersebut mengantarkan Dembele menjadi pemain termahal Barcelona sepanjang masa.

Dembele akan tiba di kota Barcelona, Minggu (27/8/2017), kemudian menjalani tes medis, Senin (28/8/2017).

Tingginya harga Dembele tidak lepas dari performa apik pada musim 2016-2017.

Dia mencetak sepuluh gol dan 18 assist (peringkat ketiga di lima liga besar Eropa) dari 49 pertandingan.

Dembele diharapkan bisa menggantikan Neymar, yang pindah ke Paris Saint-Germain (PSG)

post

SEA Games 2017, Marinus Beberkan Awal Kericuhan Usai Laga Melawan Kamboja

Striker timnas U-22 Indonesia, Marinus Mariyanto Wanewar, membeberkan awal mula kericuhan yang melibatkan dirinya pada laga kontra Kamboja. Penyerang Persipura Jayapura ini mengaku menjadi target para pemain lawan.

Timnas U-22 bertemu Kamboja pada laga terakhir penyisihan Grup B SEA Games 2017 di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Kamis (24/8/2017). Tim besutan Luis Milla ini menang 2-0 berkat gol Ezra Walian dan Febri Haryadi.

Namun kemenangan ini ternoda oleh kericuhan di lapangan. Marinus dan sejumlah pemain Timnas U-22 terlibat kericuhan dengan pemain Kamboja.

“Saya dihantam terus. Wasit juga berat sebelah. Saya balas karena tidak bisa menahan emosi,” ucap Marinus kepada wartawan selepas laga.
Kejadian tersebut mendapat sorotan dari pelatih Milla. Marinus mendapat teguran dari pelatih asal Spanyol tersebut.

“Coach Milla bilang agar kejadian tadi jangan sampai diulangi lagi. Dia bilang saya harus mengubah itu agar bisa menjadi pemain besar pada masa depan,” tutur pemain asal Papua ini.

Dalam perebutan tiket final, Timnas U-22 Indonesia akan melawan Malaysia yang merupakan juara Grup A. Pertandingan semifinal akan digelar pada 26 Agustus.

Marinus dipastikan absen pada laga tersebut karena terkena akumulasi kartu kuning. Kartu kuning terakhir dilayangkan kepadanya dalam laga itu, termasuk kepada Hansamu Yama dan Muhammad Hargianto, sehingga Indonesia tanpa tiga pilar tersebut pada semifinal.